Di Sela Kesibukan Jadi Bupati, Umi Dinda Raih S2

0
Bupati Bima, Indah Dhamayanti Putri mengikuti acara pelepasan wisuda dengan meraih gelar Magister Ilmu Pemerintahan di Unpad Bandung belum lama ini.(Suara NTB/Ist)

Bima (Suara NTB) – Siapa yang tidak mengenal Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri. Selain sebagai politisi handal yang sukses terpilih sebagai Bupati dua periode, perempuan yang akrab disapa Umi Dinda ini juga sukses di bidang pendidikan.

Disela-sela kesibukan dan padatnya aktivitas serta kegiatan sebagai orang pertama di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bima, Umi Dinda mampu menyelesaikan pendidikan strata satu (S1) dan strata dua (S2).

S1 dengan gelar sarjana ekonomi, diraih pada tahun 2018 lalu. Saat itu, berstatus sebagai Bupati periode pertama. Kemudian tahun 2023 sebagai Bupati dua periode, Umi Dinda kembali menambah gelar pendidikan Megister Ilmu Pemerintahan (MIP).

Gelar MIP yang diraih tersebut, setelah Umi Dinda mengikuti acara pelepasan wisudawan dan wisudawati, di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Kampus Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, belum lama ini.

Termasuk Bupati Bima, tercatat sebanyak 256 mahasiswa gelombang 4 tahun akademik 2022/2023 yang resmi diwisuda. Mereka terdiri dari 29 program Doktor, 10 orang magister, 180 Sarjana dan 37 orang program Diploma IV.

“Bagi kami, menjadi mahasiswa dan alumni Unpad adalah sebuah kebanggaan,” ucap Umi Dinda saat memberikan pesan dan kesan mewakili seluruh alumni.

Sebagai bagian dari keluarga besar dan civitas akademika Unpad, Ia bersama rekan-rekan alumni akan terus berkomitmen untuk menjaga nama baik almamater dan memberikan sumbangsih bagi kampus dibanggakan tersebut.

“Kami akan turut mensukseskan visi Unpad mencapai Universitas bereputasi dunia dan berdampak pada masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ia juga menyampaikan terima kasih yang tulus kepada para dosen atas kesabaran membimbing, mengarahkan dan membina para mahasiswa. Baik selama mengikuti proses perkuliahan dari semester awal hingga meraih gelar.

“Kami mendapatkan ilmu yang luar biasa dari para dosen. Ibarat pelita yang terus bersinar. Kami mendapatkan bimbingan, nasihat-nasihat bijak yang terus mengalir ibarat mata air dalam kehidupan kami sebagai mahasiswa,” ujarnya.

Disamping itu, Umi Dinda juga menyampaikan permohonan maaf, apabila selama proses studi ada perilaku dan sikap mahasiswa yang kurang berkenan di hati para dosen, pembimbing, penguji dan promotor serta seluruh civitas akademika Unpad.

“Kepada adik-adik tingkat, pesan saya semoga pencapaian yang diraih ini dapat memberikan motivasi dan suntikan semangat agar dapat terus berprestasi lebih tinggi untuk kebanggaan kampus dan alumni,” harapnya. (uki)