10 Pelatih Sepak Bola KSB Belajar ke Persija

0
Para pelatih sepak bola asal KSB yang antusias mengikuti kursus di Persija Jakarta.(Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Sebanyak 10 pelatih sepak bola Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) berkesempatan mengikuti kursus lisensi yang diadakan oleh Persija Jakarta.

Kegiatan yang telah dihelat pada tanggal 24 hingga 31 Juli lalu di Nirwana Park Depok itu diprakarsai oleh PT AMMAN. Di mana para pelatih yang diboyong memang merupakan pelatih dari sejumlah sekolah sepak bola (SSB) di KSB yang menjadi binaan perusahaan tambang tersebut.

Agenda kurus lisensi pelatih yang diadakan PT AMMAN ini sendiri merupakan salah satu upaya perusahaan mengembangkan dunia persepakbolaan nasional khususnya dalam hal peningkatan sumber daya manusia. Dan PT AMMAN berkolaborasi dengan beberapa klub sepak bola nasional dan salah satunya adalah Persija Jakarta.

Lisensi pelatih yang didapatkan para pelatih KSB dari kursus itu adalah lisensi D. Menurut Pelatih Persija Development, Miskardi, lisensi yang diterbitkan oleh PSSI itu penting untuk meningkatkan kapasitas para pelatih secara nasional. “Memiliki lisensi ini, berarti pelatih tersebut memiliki kompetensi serta pemahaman

fundamental untuk melatih sepak bola. Standarisasi ini penting, agar Indonesia memiliki bibit-bibit muda kompetitif yang merata di seluruh provinsi. Dan harapannua mampu menembus

kompeIsi nasional dan internasional,” katanya.

Miskardi mengaku sangat mengapresiasi para pelatih KSB yang ikut kursus kali ini. Menurut dia, semangat para peserta selama pelatihan sangat luar biasa. “Semangat ingin berkembangnya sangat kuat. Teman-teman asal KSB menekuni pelatihan dan magang secara antusias dan displin. Semoga ilmu yang mereka dapatkan bisa memajukan sepak bola di daerahnya,” harapnya.

Tak hanya mengikuI kursus selama tujuh hari, para pelatih asal KSB ini diberi kesempatan mengaplikasikan ilmu yang telah didapatnya. Mereka diikutkan dalam program magang di Persija Development selama 7 hari.

“Program di Persija Development sangat berharga. Saya merasakan atmosfer pembinaan Persija sangat luar biasa. Saya semakin memahami pentingnya strategi dan formasi, sesuai dengan

kapasitas dan posisi pemain. Pengalaman ini merupakan bekal kami untuk memajukan sepak bola KSB di usia dini, hingga mampu berbicara di level nasional,” kata Amri Pratama, salah satu peserta program pelatihan.

Sementara itu, Vice President Social Impact AMMAN, Priyo Pramono menjelaskan, bahwa program lisensi D nasional dan magang bagi pelatih KSB ini merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dilakukan oleh perusahaan, terutama dalam hal olahraga melalui payung program #Sports4Development.

“Kesempatan mendapatkan lisensi dan pengalaman melatih dengan Persija tentunya akan memberikan wawasan dan pengalaman luar biasa bagi para pelatih asal KSB. Kami berharap kesempatan ini akan digunakan sebaik-baiknya untuk mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa Barat. Tingkat keberhasilan dari program ini akan di monitor secara berkala dan hasil yang baik akan menjadi titik tumpu kami untuk memperluas program ke depannya,” kata Priyo.

Sebagai informasi, kursus pelatih ini adalah program kedua yang dijalankan AMMAN bersama dengan Persija. Pada Agustus 2022 lalu, legenda Persija Ismed Sofyan, terjun langsung ke KSB untuk memberikan Coaching Clinic bagi 30 anak-anak terpilih dari Im U-15 KSB.(bug)