Pilkades Serentak di Dompu Terancam Ditunda akibat Anggaran

0

Dompu (Suara NTB) – Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak pada 33 desa se-Kabupaten Dompu tahun 2023 terancam ditunda pelaksanaannya hingga usai Pilkada serentak tahun 2024. Ketiadaan anggaran dalam APBD Kabupaten Dompu tahun 2023 untuk Pilkades diduga menjadi alasan penundaan Pilkades serentak.

Sekretaris Panitia Pilkades serentak Kabupaten Dompu, M. Nastap, SE yang juga Kepala bidang Pemerintahan Desa pada Dinas PMPD Kabupaten Dompu yang dihubungi melalui ponselnya, Minggu, 30 Juli  2023 tidak mengangkat telepon. Sementara beberapa pejabat lainnya enggan memberikan komentar terkait Pilkades serentak karena sudah ada panitianya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dompu, Abdul Sahid, SH yang dihubungi terpisah mengakui mendapat informasi soal wacana penundaan Pilkades serentak. Tapi dirinya belum bisa memastikan karena baru kembali dari tugas dinas ke luar daerah, sehingga akan menghimpun informasinya.

“Saya memang mendengar (penundaan karena belum tersedia anggaran di APBD) demikian, tapi untuk kepastian (penundaan) dari pimpinan daerah,” katanya.

Pilkades serentak berdasarkan Peraturan daerah (Perda) maupun Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Dompu yang mengatur soal Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), penganggarannya menjadi tanggungjawab daerah melalui APBD. Tapi dalam APBD tahun 2023, alokasi anggaran untuk Pilkades serentak belum tersedia. Pemda melalui Dinas PMPD Kabupaten Dompu hanya menyiapkan anggaran untuk penyiapan regulasi dan kepanitiaan kabupaten.

Sementara 33 desa se Kabupaten Dompu akan mengakhiri masa jabatannya pada 4 Januari  2024 mendatang. Beberapa kepala desa ini bahkan telah mengajukan pengunduran diri karena memilih mencalonkan diri di Pemilu legislatif 2024 mendatang. Sehingga kepala desanya ditunjuk pelaksana tugas (Plt) Kepala desa untuk mengisi kekosongan. (ula)