BEI Dukung Pemprov NTB Perangi Stunting

0
Penyerahan bantuan oleh PT Bursa Efek Indonesia dan stakeholders kepada Wakil Gubernur Provinsi NTB , Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah (Ekbis NTB/ist)

BURSA Efek Indonesia (BEI) ikut berpartisipasi mendukung program pemerintah untuk penanganan stunting di Provinsi NTB.

Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya. Pemprov NTB dalam beberapa tahun terakhir sangat gencar memerangi stunting ini.

Sejalan dengan komitmen Pasar Modal Indonesia untuk senantiasa bersinergi dengan stakeholder di daerah, PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kemudian melaksanakan  program penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) dalam rangkaian HUT – 45 Pasar Modal Indonesia di Provinsi NTB  berupa 11 alat antropometri dan pemberian makanan padat gizi berupa 183.960 butir telur dengan total nilai Rp479.231.965.

CSR dari Pasar Modal Indonesia diserahkan oleh Ketua HUT ke-45 Pasar modal Indonesia sekaligus Direktur PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia Antonius Herman Azwar, Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik, Deputi Kepala Kantor OJK NTB,Umar Hidayat. Mereka diterima oleh Wakil Gubernur Provinsi NTB , Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah di Kantor OJK NTB, Kamis,27 Juli 2023.

Wakil Gubernur dalam kesempatan ini menyampaikan apresiasi kepada BEI yang ikut berpartisipasi membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesehatan dan taraf hidup masyarakat melalui program bantuan melawan stunting.(bul)