‘’ACF Football Tournament’’ Vietnam, Tiga Anak Lobar Bela Garuda Muda Indonesia U-15

0

Giri Menang (suara NTB) – Tiga anak Lombok Barat (Lobar) yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) ikut berlaga pada ACF Football Tournament Thai Nguyen City  Vietnam 16-20 Juni 2023. Tiga putera daerah itu, satu orang dari Sekotong, dua orang dari Senteluk dan Sandik Kecamatan Batulayar. Mereka pun sudah berangkat ke Vietnam untuk mengikuti turnamen tersebut.

Diantara tiga orang itu, adalah Bayu Satria Wibowo atau yang akrab dipanggil Bayu, merupakan seorang pesepakbola junior asal Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat yang lolos pada seleksi Timnas Pelajar Garuda Muda Indonesia 2023. Atas keberhasilannya tersebut,Bayu menjadi salah satu pemain yang diboyong pada pertandingan ACF Football Tournament Vietnam International di Thai Nguyen City.Pertandingan tersebut dijadwalkan pada tanggal 16-20 Juni 2023 mendatang.

“Alhamdulillah,anak kami Bayu Satria Wibowo berhasil lolos seleksi Timnas Pelajar Garuda Muda Indonesia dari daerah Pulau Lombok,”ungkap Masni,orang tua dari Bayu Satria Wibowo. Diceritakan lebih jauh oleh Masni,bahwa keberhasilan putra keduanya tersebut lolos Seleksi Timnas Pelajar Garuda Muda Indonesia merupakan sebuah kebanggan.Hal tersebut menurutnya karena meskipun tinggal di daerah pelosok,namun semangat anaknya untuk berlatih sepak bola tidak pernah kendor.Dengan keberhasilan Bayu masuk sebagai salah satu skuad timnas pelajar Garuda Muda Indonesia,dapat menjadi motivasi bagi anak anak lainnya untuk terus berlatih sepak bola.

“Bayu memang menyukai sepak bola sejak kelas 4 SD,dan hampir setiap hari dia selalu bermain bola.Demi mendukung bakatnya tersebut,kami memasukkannya ke Sekolah Sepak Bola (SSB) Integral Lombok,”ungkap Masni.Bayu Satria Wibowo Lahir di Sekotong pada tanggal 12 Juni 2009.Bayu merupakan putra kedua dari pasangan Masni dan Yuliati yang tinggal di Dusun Mekarsari Desa Sekotong Tengah Kecamatan Sekotong Lombok Barat.Bayu yang mengidolakan pemain timnas Marcellino ini sedang bersekolah di SMPN 1 Sekotong. Di tempat terpisah,

Muhammad Aidil Akbar pelajar asal Desa Senteluk Kecamatan Batulayar juga dipanggil masuk dalam Timnas Pelajar Garuda Muda Indonesia U-15.

Pelajar berusia 15 tahun itu akan berlaga bersama tim Garuda muda Indonesia di ajang AFC Football Tournament Vietnam Internasional pada 16-20 Juni di Vietnam mendatang.Anak kedua pasangan Bapak Supaidi dan ibu Hj Kahdijah itu mengaku sudah siap untuk membela Indonesia dalam ajang sepakbola internasional itu. “Alhamdulillah bisa main untuk Indonesia,” Ujar Akbar yang didampingi kedua orang tuanya.

Kecintaan Akbar dengan kulit bundar itu sudah ada sejak duduk dikelas empat sekolah dasar (SD). Hampir setiap sore hari ia bersama teman-temanya di desanya tetap bermain sepakbola di lapangan dekat rumahnya.

Terus berlanjut hingga ia menginjak bangku sekolah menengah pertama (SMP). Minatnya semakin tinggi ketika mengikuti berbagai kejuaraan antar kampung di beberapa daerah. Hingga ia masuk Sekolah Sepak Bola (SSB) Garuda Muda FC Lombok.

“Senang sekali kalau bisa bermain sepak bola, kalau lagi libur latihan di SSB, biasanya sama teman-teman disini main,” ucap siswa SMPN 6 Mataram itu.Akbar nantinya akan menjadi bagian palang pertahanan dari Tim Garuda Muda Indonesia. Dengan postur badan yang tegak dan kuat, peran Back Kanan siap dijalankanya dengan baik. Selain bertahan, tugasnya membantu serangan juga dinilai penting. Sehingga anak yang mengidolakan Lionel Messi itu mengaku tetap menjaga fisik dan staminanya untuk menghadapi ajang AFC di Vietnam tersebut.“Biasanya tatap joging sore hari, sama latihan juggling bola,” bebernya.

Segala persiapan untuk keberangkatan pun sudah dilakukan Akbar. Sebab ia akan di lepas Gubernur NTB untuk berangkat ke pusat pelatihan Timnas pada 15 Juni mendatang. Meski tanpa didampingi kedua orang tua nantiinya, Akbar mengaku siap, karena ingin membuat bangga kedua orang tua, daerah hingga negara tercintanya Indonesia.

“Kalau ditanya siap, saya siap,” tegasnya.Selain Akbar terdapat dua putra Lobar dan satu putra Lombok Timur yang juga dipanggil oleh Timnas. Dua dari Lobar itu berasal dari Desa Sandik dan Sekotong. Mereka akan berangkat bersama ke pusat pelatihan sebelum bertolak ke Vietnam.Sementara itu, Supaidi ayah Akbar mengaku bangga dengan prestasi dari anaknya itu.

Ia berterimakasih kepada pelatih dan SSB Garuda Muda FC Lombok yang sudah membimbing anaknya. Menurutnya ia tak menyangka anaknya akan masuk dalam bagian skuat Timnas Garuda Muda Indonesia.

“Saya sabagai orang tua tetap mendukung minatnya, alhamdulillah selama ini hasilnya positif,” terang Supaidi.Beberapa pencari bakat pernah melihat kemampuan Akbar. Bahkan ada yang menawari Akbar untuk melanjutkan sekolah bolanya ke Barcelona Spanyol. Namun kata Supaidi, ia bersama keluarga masih memikirkannya. Sebab tak sedikit nantinya biaya yang harus dikeluarkan.

Meski sangat menyukai sepakbola, prestasi Akbar di sekolah tetap cemerlang.

Sang anak tetap memperoleh juara di kelasnya. Terlebih Akbar yang dikenal pemalu itu tak terlalu suka pergi nongkrong. Bahkan ia lebih senang diantar orang tuanya kesekolah dari pada membawa motor sendiri seperti teman-teman sebayanya.

“Pokoknya selama itu positif saya sebagai orang tua tetap mendukung,” ucapnya.Pihaknya kini berharap perhatian dari pemerintah daerah maupun pusat atas anaknya yang kini akan membela nama baik Indonesia di kanca Internasional. Akan membuat bangga nama daerah Lobar, maupun provinsi Nusa Tenggara Barat umumnya.“Saya bukan mau mencari bantuan, tapi maup memberitahukan bahwa putra daerah ini mendapat peluang membawa nama baik negara. Minta tolong diberitahu kepada pihak terkait, pak bupati atau pak gubernur supaya tahu ada putra daerah, yang sedang berjuang,” ucapnya.

Segala bentuk bantuan dan dukungan akan tetap disyukurinya demi sang anak mengapai cita-citanya. Terpisah, Kepala Desa Senteluk, Fuad Abdurrahman mengaku bangga dengan warganya ada yang berkesempatan membela negara diajang sepakbola.“tidak hanya dari batminton atau beladiri saja, tetapi dari sepakbola ada warga kita yang mempunyai bakat sangat luar biasa sehingga bisa terpilih dalam Timnas,” ucapnya.Pihaknya berharap kedepan kepada pemerintah daerah tidak hanya sampai disini saja memberikan dukungan terhadap putra daerah yang membangakan. Sehingga perlu adanya perhatian khusus untuk terus mendukung mengasah kemampuan dari talenta berbakat daerah dalam dunia sepakbola tersebut. (her)