Mataram (Suara NTB) – Kantor Kementerian Agama Kota Mataram mendapatkan kuota tambahan 77 orang jemaah untuk menunaikan ibadah haji tahun 2023. Akan tetapi, 10 jemaah telah siap berangkat dan akan masuk kelompok terbang gabungan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mataram, H. Jaelani Ibrahim menjelaskan, Kementerian Agama Republik Indonesia memberikan tambahan 77 orang jemaah calon haji (JCH) yang akan diberangkatkan tahun 2023. Dari 77 orang itu, terdapat 29 orang melunasi biaya perjalanan ibadah haji. Meskipun telah melunasi tetapi hanya 10 orang yang siap berangkat melaksanaan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah. “Sebenarnya 15 orang siap berangkat, tetapi tiba-tiba 5 orang menunda sampai tahun depan karena alasan waktunya mepet. Padahal, mereka sudah melunasi,” kata Jaelani dikonfirmasi, Rabu, 14 Juni 2023.
Secara keseluruhan JCH Kota Mataram yang berangkat tahun ini berjumlah 679 orang. Jaelani mengaku, pemberangkatan JCH tambahan ini belum diketahui jadwal pasti, tetapi kemungkinan masuk di kloter 12 atau 13 bersama daerah lainnya. “Nanti Kanwil akan mengirimkan jadwalnya,” ujarnya.
Ditambahkan, 388 jemaah yang diberangkatkan pada Sabtu, 10 Juni 2023 telah tiba di Arab Saudi. Sejauh ini, seluruh jemaah kloter IV dalam kondisi sehat. Khusus jemaah yang memiliki resiko tinggi tetap dalam pengawasan dari petugas kesehatan haji. “Kita tetap komunikasi lewat WA grup. Alhamdulillah, semua jemaah utuh dan dalam kondisi sehat wal afiat,” jelasnya.
Diketahui, 388 jemaah calon haji yang masuk kelompok terbang IV telah diberangkatkan dari Embarkasi Lombok. Dari 388 jemaah terdiri dari 197 orang laki-laki dan 181 orang perempuan.
Dari seluruh jemaah terdiri dari 30 orang berstatus resiko tinggi dan 51 orang beresiko sedang. JCH berisiko tinggi harus mendapatkan perhatian lebih dari petugas kesehatan haji. Pasalnya, 15 orang jemaah yang berangkat di kloter IV menggunakan kursi roda. (cem)