Karyawan Astra Motor NTB Diedukasi Mitigasi Bencana

0

Mataram (Suara NTB)-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kota Mataram memberikan penyuluhan mitigasi bencana yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tengga Barat kepada puluhan karyawan Astra Motor NTB selaku perusahaan otomotif roda dua di wilayah NTB.

Sosialisasi ini dilakukan di Gedung MDTC (Main Deler Training Centre) di TGH Saleh Hambali No 08 Dasan Cermen Mataram. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar agar saat terjadi bencana dapat melakukan evakuasi secara mandiri.
Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan menggangu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam dan atau non alam maupun faktor manusia yang mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis.

Ancaman yang dapat terjadi berupa gempa bumi, longsor, kekeringan, kebakaran hutan/lahan, banjir, angin kencang, gelombang pasang.abrasi, epidemi/ wabah penyakit, tsunami, kegagalan teknologi dan konflik sosial.

Mahfuddin Noor, Kepala BPBD Kota Mataram memberikan materi mengenai manajemen penanggulangan bencana. Ia menyampaikan Provinsi NTB sendiri telah beberapa kali menjadi wilayah atau pusat bencana alam.

Sebut saja gempa bumi yang terjadi pada tahun 2018 lalu. Tentunya kondisi tersebut menimbulkan trauma bagi sebagian orang. Namun perlu diketahui, ada beberapa cara yang wajib dilakukan agar saat terjadi bencana alam seperti gempa bumi, Anda dan keluarga bisa tetap tenang dan tidak panik.

“Kami memberikan sosialisasi penanggulangan bencana kepada 70 orang karyawan yang bekerja di kantor Astra dan juga tips aman berlindung saat mengadapi bencana,” jelas Mahfuddin.

ESS & SR Inspector Astra Motor NTB Juniati Hafianirmaya edukasi mitigasi seperti ini akan secara rutin diberikan kepada karyawan internal perusahaan dengan bekerjasama dengan berbagai pihak eksternal baik pemerintaha maupun dinas-dinas terkait.
“Harapannya semoga dengan adanya penyuluhan mitigasi bencana ini karyawan Astra lebih aware terhadap keselamatan diri dan rekan kerja lainnya serta dapat menanggulangi pertolongan pertama saat bencana terjadi dengan berlindung pada tempat yang aman dan tetap tenang serta tidak panik,” tutup Maya.(bul)