Nurdin Ranggabarani, Siap Bawa DPD Lebih Bergigi Suarakan Aspirasi Masyarakat NTB

0

Mataram (Suara NTB) – Politisi Nurdin Ranggabarani pada Pemilu 2024 memilih tampil melalui jalur perseorangan sebagai calon anggota DPD RI dari dapil NTB. Ia mengaku memiliki alasan tersendiri kenapa lebih memilih maju lewat DPD dari pada jalur partai yang telah membesarkan namanya dengan menjadi anggota DPRD selama 5 periode.

Pada kesempatan jumpa pers usai menyerahkan berkas pendaftaran ke KPU NTB pada, Minggu (14/5), Nurdin menyampaikan bahwa ia maju di pencalonan DPD tidak lain tujuannya untuk lebih maksimalkan pengabdiannya kepada masyarakat NTB di pentas politik nasional.

“Kenapa kami tampil dalam kontestasi ini tidak lain untuk berkhidmat bagi NTB. Kami tampil dalam rangka memberikan sumbangsih terbaik kami bagi warga NTB, karena pada DPD kami melihat ada forum besar yang mesti diisi dengan ide dan gagasan besar untuk pembangunan NTB,” ujar Nurdin.

Dijelaskan Nurdin bahwa baik DPD maupun DPR  pada dasarnya memiliki posisi yang setara, dan itu sudah diatur dalam konstitusi negara. Hanya saja wakil-wakil rakyat dari NTB, baik yang duduk di DPD maupun DPR selama ini belum terlalu maksimal dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

“DPD memiliki hak legislasi yang setara dengan DPR, Oleh karena itu kerja sama kedua lembaga ini mestinya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mencapai keadilan pembangunan masyarakat. Padahal sangat banyak hal yang dapat kita lakukan terkait dengan masyarakat di daerah. Terutama manah-amanah besar yang dititipkan warga NTB,” sebutnya.

Lebih lanjut disampaikan oleh politisi yang dijuluki “singa” Udayana karena kelantangannya bersuara saat duduk di DPRD Provinsi NTB. Bahwa dia tak menampik jika banyak masyarakat yang memberikan penilaian terhadap kinerja DPD selama ini terlihat cukup lemah. Akan tetapi kerap kali anggota DPD menutupinya dengan menyebut kewenangan yang dimiliki DPD secara kelembagaan sangat lemah. Sehingga anggota DPD tidak bisa maksimal untuk berbuat banyak kepada masyarakat.

“Mengenai kewenangan yang dikatakan lemah dan sebagainya. Menurut saya tidak ada kewenangan yang lemah tetapi yang pegang kewenangan itulah yang lemah. Kalau yang pegang kewenangan itu hari ini lemah, ya kita ganti semua, pilih yang kuat-kuat, kalau tumpul cari yang tajam untuk tampil di sana (DPD) supaya maksimal,” tegasnya.

Dia pun berjanji jika dirinya diberikan amanah oleh masyarakat NTB pada Pemilu 2024 untuk terpilih sebagai anggota DPD RI. Maka dirinya siap membawa DPD NTB supaya lebih bergigi dengan bersuara lebih lantang menyuarakan kepentingan perimbangan pembangunan untuk NTB. “Kalau kami diberikan kesempatan untuk masuk di DPD, kalau tumpul dan lemah itu akan kita asah supaya tajam,” katanya..

Meski demikian Nurdin menyampaikan bahwa ia mengatakan demikian tidak bermaksud untuk meniadakan kontribusi yang sudah dilakukan oleh anggota DPD saat ini. Menurutnya mereka semua sudah berupaya maksimal untuk berbuat bagi masyarakat NTB, sesuai dengan prioritas visi dan misinya.

“Hormat kami rekan-rekan petahana, yang tentu sudah melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing dengan maksimal. Seluruh karya yang beliau-beliau sudah lakukan itu tentu tergantung visi misi yang mereka prioritaskan. Kalaupun ada sesuatu yang beliau belum sentuh mungkin karena beda visi,” pungkasnya. (ndi)