Warga Pringgabaya Utara Temukan Mayat Bayi di Pinggir Pantai

0

Selong (Suara NTB) – Warga Dusun Segara, Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya menemukan bayi di pinggir Pantai Menanga Rarem, pada Jumat, 24 Maret 2023 sekitar pukul 18.00 Wita. Bayi yang diperkirakan berusia 14 hari itu sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Kapolsek Pringgabaya AKP Totok Suharyanto, S.H., dan anggota Polsek Pringgabaya langsung bergerak melakukan evakuasi di lokasi penemuan bayi malang tersebut. Menurut pengakuan saksi yang menemukan orok bayi, Tajudin dan Islahuddin, mereka hendak pergi memancing di pinggir pantai.

Setibanya di lokasi pemancingan, tak sengaja keduanya melihat ada mayat bayi sudah berada di pinggir pantai. Setelah itu, kedua saksi berteriak dan membuat warga sekitar langsung berdatangan. Warga kemudian menghubungi Polsek Pringgabaya dan membawa mayat bayi tersebut ke Puskesmas Labuhan Lombok untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sekira pukul 18.30 Wita dilakukan pemeriksaan luar oleh Dokter Puskesmas Labuhan Lombok, Dr. Candra Nito Setiaji. Disimpulkan korban lahir cukup bulan dan diketahui usianya baru menginjak 14 hari setelah dilahirkan.

Bayi berjenis kelamin perempuan itu diperkirakan meninggal sekitar 8 sampai 14 hari yang lalu. Berat badan bayi 3,5 kg. Kondisi mayat bayi sudah pecah di bagian kepala dan otak sudah keluar. Tali pusat sudah terputus dan tidak terikat.

Diperkirakan korban saat ditinggalkan masih hidup dan meninggal karena lama tidak ditemukan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Sekitar pukul 20.00 Wita, tim identifikasi Polres Lotim tiba di Puskesmas Labuhan Lombok dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sekitar pukul 21.00 Wita, Kepala Desa Pringgabaya Utara membawa mayat bayi menggunakan ambulans Puskesmas untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU Bagek) Lawang.

Kapolsek Pringgabaya ini menegaskan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku yang diduga membuang bayinya di pantai hingga meninggal dunia. (rus)