Jaga Kenyamanan Ramadhan, Masyarakat Diimbau Tidak Konvoi dan Bermain Petasan

0

Mataram (Suara NTB) – Kapolresta Mataram, Kombes Pol Mustofa, mengimbau kepada masyarakat kota Mataram untuk tidak bermain petasan dan konvoi di jalan selama bulan Ramadhan. Jika imbauan tersebut dilanggar, dipastikan akan diberikan tindakan tegas.

“Surat imbauan sudah kami sebar ke masyarakat melalui spanduk dan media sosial dengan harapan imbauan itu tidak dilanggar,” kata Kapolresta Mataram, kepada wartawan, Jumat, 24 Maret 2023. Hal itu dilakukan untuk menjaga Kamtibmas selama Bulan Puasa Ramadhan 1444 H. Dalam imbauan tersebut tercatat tiga poin penting yang menjadi atensi. Pertama, larangan konvoi kendaraan sebagaimana tercantum dalam UU nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan pasal 137 poin 7 bahwa konvoi dan / atau kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kedua larangan bermain petasan / kembang api berdasarkan UU darurat nomor 12 tahun 1951 tentang bunga api. Selain itu masyarakat juga dilarang berkumpul dan berkerumun menunggu berbuka puasa ataupun sahur yang dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Salah satunya balap liar sesuai UU nomor 2 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan pasal 115 dan pasal 297 tentang ketentuan pidana melakukan balap liar. Kemudia tawuran, sesuai Pasal 170, 351, 355, 358, KUHP yang merupakan bentuk kejahatan dan pasal 489 KUHP yang merupakan pelanggaran.

Sementara untuk memberikan efek jera maka dalam imbauan dicantumkan pula bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan himbauan tersebut, anggota Polresta Mataram dapat melakukan tindakan kepolisian sesuai ketentuan sesuai pasal 212 KUHP, pasal 216 (1) KUHP dan pasal 218 KUHP. “Imbauan ini dalam rangka memberikan ketenangan dan kenyamanan kepada masyarakat khususnya bagi umat Islam yang saat ini tengah menjalani ibadah puasa Ramadhan 1444 H, “pungkasnya. (ils)