Setelah Empat Tahun Vakum, Mandalika Racing Series Siap “Gaspol” di Lombok

0

Praya (Suara NTB)– Indonesia kembali menjadi tuan rumah seri ke-2 Superbike World Championship (WSBK) musim 2023. Guna memeriahkan event ini, Pride Club, Astha, dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA), dan dengan izin dari Ikatan Motor Indonesia (IMI), berkolaborasi untuk dan berkesempatan untuk menghadirkan Mandalika Racing Series sebagai supporting class pada event World Superbike Indonesian Round 2023.

Mandalika Racing Series adalah event Kejuaraan Nasional (Kejurnas) balap motor sportbike untuk kelas 150cc, 250cc dan 600cc yang hadir kembali setelah vakum selama hampir 4 tahun. “Ini adalah event yang sudah ditunggu-tunggu oleh banyak pembalap nasional, pabrikan, dan penggiat motorsport di Indonesia. Kami berharap event ini dapat membangkitkan semangat para pembalap Indonesia untuk dapat berprestasi dan menapaki level yang lebih tinggi baik Asia maupun dunia. Balapan kelas sport adalah jenjang utama bagi para pembalap nasional sebelum berkompetisi di ajang balap internasional. Untuk itu dibutuhkan dukungan semua pihak baik dari pabrikan, sponsor dan juga pemerintah dalam menyelenggarakan Kejurnas Sport ini bisa terus berlangsung hingga mencetak pembalap-pembalap Indonesia berprestasi” terang Eddy Saputra sebagai inisiator dari IMI Pusat.

Lebih lanjut Eddy, Kejurnas balap motor Mandalika Racing Series direncanakan akan diadakan sebanyak 3 seri selama tahun 2023. Seri pertama diadakan bersama dengan event WSBK, kemudian seri kedua di bulan Juli serta ketiga di bulan Oktober. “Kami sangat berterimakasih kepada perusahaan dan juga pabrikan yang sudah turut serta mendukung event ini, yang pertama tentunya adalah dari PT Astra Otoparts dengan ban Pirelli sebagai Control Tire Mandalika Racing Series kemudian event partner kami Astra Honda Motor, Lintas Fortuna Nusantara, Yamaha Racing Indonesia, Primegears dan Wonderful Indonesia.

Tentunya kami tidak bisa menggelar event ini tanpa dukungan dari berbagai pihak
dan kami masih akan mengundang banyak partner kedepannya untuk dapat terus mendukung Kejurnas Motorsport di Indonesia sebagai ajang pembibitan pembalap-pembalap muda yang akan mengharumkan nama Indonesia di mata Internasional.” imbuh Aji Aditra Perdana dari Astha sebagai Commercial Development Mandalika Racing Series.

18 pembalap dari 11 tim siap berlaga di Mandalika Racing Series seri pertama di kelas 250CC. Di antaranya adalah Veda Ega Pratama, Herjun Atna Firdaus, dan Galang Hendra Pratama.

Tidak lupa pembalap lokal dari Nusa Tenggara Barat, Aldiaz Aqsal Ismaya akan beraksi di
Sirkuit Pertamina Mandalika. Pada sesi free practice 1 dan 2 kemarin Jumat, 3 Maret 2023
menunjukan hasil yang cukup baik, hal ini membuktikan bahwa pembalap nasional memiliki skill yang tidak kalah dari pembalap Internasional walaupun baru kali pertama menjajal sirkuit internasional Pertamina Mandalika.

“Sebagai pengelola sirkuit internasional kebanggaan Indonesia, Pertamina Mandalika, kami
selalu mendukung untuk semakin banyaknya kegiatan motorsport nasional dalam memberikan kesempatan bagi para riders Indonesia untuk tampil penuh di hadapan para tim besar WSBK dan disaksikan puluhan ribu penonton.

Karena hadirnya sirkuit internasional di Indonesia, tidak lain adalah untuk banyak melahirkan pembalap-pembalap lolal, yang nantinya jadi kebanggaan dunia motorsport Indonesia” terang Priandhi Satria sebagai Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

Untuk penggemar motorsport yang belum dapat hadir langsung menyaksikan di Sirkuit
Pertamina Mandalika, Pride Club, Astha, dan MGPA menyediakan live streaming yang dapat
disaksiakan melalui akun youtube Mandalika Racing Series.(bul)