8 Kelurahan di Kota Bima Terendam Banjir, Warga dan Rumah Terdampak Masih Didata

0

Kota Bima (Suara NTB) – Delapan Kelurahan yang tersebar pada tiga Kecamatan di Kota Bima terendam banjir pada Sabtu sore, 25 Februari 2023. Belum diketahui jumlah rumah hingga korban jiwa atau kepala keluarga (KK) yang terdampak, karena masih dilakukan pendataan.

Berdasarkan laporan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima delapan Kelurahan yang terdampak banjir itu yakni Na’e dan Pane Kecamatan Rasanae Barat (Rasbar).

Sementara di Kecamatan Asakota, banjir merendam pemukiman warga di Kelurahan Jatiwangi, Ule dan Jati Baru Timur. Sedangkan di wilayah Kecamatan Mpunda, banjir menerjang Kelurahan Matakando dan Sambinae.

“Ada delapan Kelurahan di tiga Kecamatan yang terendam banjir. Total rumah warga dan KK yang terdampak masih didata,” kata Kepala BPBD Kota Bima, Gufran kepada Suara NTB.

Lebih lanjut Gufran, mengaku banjir yang merendam pemukiman warga di delapan Kelurahan itu disebabkan intensitas hujan dengan kategori sedang hingga tinggi di wilayah bagian utara Kota Bima, yang terjadi sejak pukul 14.35 wita sampai dengan pukul 16.20 wita.

“Intensitas hujan yang sedang hingga tinggi Yang menyebabkan meluapnya Das Jatiwangi dan keluar merendam pemukiman warga,” katanya.

Ia mengaku rumah warga yang terdampak banjir rata-rata yang berada di sekitar Das Jatiwangi hingga Melayu. Untuk ketinggian air banjir bervariatif, yakni setinggi mata kaki hingga sampai tinggi pinggang orang dewasa.

“Sampai pukul 20.00 Wita, wilayah-wilayah ini masih tergenang dan untuk saat ini, sebagian besar wilayah Kota Bima masih diguyur hujan dengan intensitas ringan,” katanya.

Gufran mengaku saat ini pihaknya sudah melakukan upaya dan tindakan. Seperti mengeluarkan peringatan dini melalui WA grup dan Media Sosial. Melakukan assesment, kajian cepat serta memberikan data laporan dampak kejadian banjir.

“Malam ini, kita sudah siapkan 500 nasi bungkus untuk disalurkan kepada warga terkena dampak. Begitupun OPD lain juga ikut turun di Kelurahan dengan membawa masing-masing 300 nasi bungkus,” katanya.

Sejak berita ini ditulis dan berdasarkan Pantauan Suara NTB, pada Sabtu malam, banjir masih merendam pemukiman warga seperti di Kelurahan Na’e dan Sarae Kecamatan Rasbar dan Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota. (uki)