Lahan Catur Warga dan Jalan Pendidikan akan Dibebaskan

0

Mataram (Suara NTB) – Sempat tertunda. Akhirnya, lahan di Jalan Catur Warga dan Jalan Pendidikan akan dibebaskan. Pemerintah Kota Mataram telah mengalokasikan anggaran Rp2,4 miliar. Pembebasan lahan dilakukan bertahap dan ditargetkan tuntas di tahun 2024.

Rapat pembebasan lahan ini digelar secara tertutup dipimpin langsung Asisten II Setda Kota Mataram Lalu Alwan Basri dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Miftahurrahman, Kepala Bagian Hukum Hubaidi, Camat Mataram Budi Wartono,perwakilan dari Kejaksaan Negeri Mataram,dan Lurah Mataram Timur Sri Sulistiowati.

Alwan menyebutkan, dua lokasi pembebasan lahan yang menjadi agenda di tahun 2023 karena sebelumnya tertunda yakni, Jalan Catur Warga dan Jalan Pendidikan. Tiga bidang tanah akan dibebaskan,tetapi Pemkot Mataram memprioritaskan dua bidang tanah di Jalan Catur Warga.

Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Mataram telah mengalokasikan anggaran senilai Rp2,4 miliar. Selanjutnya, tinggal membangun persepsi bersama terkait pengadaan tanah tersebut jika tidak ada masalah akan diundang pemilik lahan. “Sudah ada dan yang lengkap itu di tiga titik itu,” kata Alwan dikonfirmasi,Kamis, 2 Februari 2023.

Pembebasan lahan dilakukan secara bertahap. Alwan memastikan bidang tanah akan dibayar tersebut sudah clear and clean. Pembebasan lahan sebelumnya sempat tertunda karena tim masih mencari dokumen kepemilikan serta penyelesaian di internal keluarga pemilik lahan. Pasalnya, lahan yang akan dibebaskan tersebut merupakan warisan, sehingga diberikan waktu untuk menyelesaikan.“Kalau sekarang sudah tidak ada masalah,” ujarnya.

Di satu sisi, Pemprov NTB mendesak agar lahan itu segera dibebaskan. Tertundanya pembebasan lahan itu menjadi kendala untuk pelebaran jalan. Mantan Inspektur Kota Mataram ini menegaskan, Pemkot Mataram masih bekerja mengikuti prosedur, karena tidak bisa pemerintah menyelesaikan pembayaran sementara masih ada kendalan administrasi di lapangan. Demikian pula sebaliknya sehingga perlu sinkronisasi antara administrasi dengan kesiapan anggaran.

Pihaknya menargetkan pembebasan bidang tanah di Jalan Catur Warga dan Jalan Pendidikan akan tuntas di tahun 2024. Pihaknya menyelesaikan pembayaran masing-masing titik yang tidak memiliki kendala secara administrasi. (cem)