Dampak Cuaca, Pengerjaan Sirkuit Motocross Terkendala

0

Mataram (Suara NTB) – Hujan deras yang mengguyur Kota Mataram belakangan ini mempengaruhi pengerjaan sirkuit motocross di Tohpati, Cakra Utara, Kecamatan Sandubaya. Bagaimana tidak, gundukan tanah yang dibuat sebagai tempat para crosser bermanuver ikut terpengaruh saat hujan turun.

‘’Sebenarnya sirkuit ini sudah jadi hari ini (Selasa kemarin, red). Tapi karena hujan yang terjadi dari pagi hingga malam membuat pekerjaan kita terkendala. Sirkuit yang seharusnya rampung 100 persen, kita baru selesaikan 80 persen,’’ ungkap Track Master Lokal Pembangunan Sirkuit, Bun Bun menjawab Suara NTB, Selasa, 31 Januari 2023.

Menurutnya, saat hujan alat berat tidak bisa bekerja. Hal ini disebabkan, di lokasi pembangunan sirkuit tergenang air hujan. Selain itu, jika dipaksakan alat berat untuk bekerja, tanah yang sudah ditumpuk oleh alat berat akan semakin rendah posisinya, karena terbebani oleh alat berat di atasnya. Untuk itu, pihaknya lebih memilih menunggu cuaca baik atau cerah, sehingga pekerjaan pembuatan sirkuit bisa lebih maksimal.

Tidak hanya itu, tambahnya, di lapangan pihaknya juga sedang menutup saluran air yang ada di tengah-tengah lokasi pembangunan sirkuit. Penutupan saluran air ini bertujuan agar tidak menjadi kendala bagi para pembalap nanti.

Meski demikian, Bun-Bun meyakinkan penyelesaian pembangunan sirkuit ini bisa selesai sebelum pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB yang akan digelar di Kota Mataram akhir Februari mendatang. Setelah pembangunan lintasan sirkuit sudah selesai, pihaknya akan melengkapi dengan pembuatan tribun penonton dan paddock bagi para crosser.

‘’Untuk tribun kita akan buat dengan sistem knock down atau bongkar pasang. Kita akan upayakan bisa selesai secepatnya. Lokasinya di beberapa tempat, bisa saja dekat sungai, atau bagian timur dan barat. Sementara untuk paddock, dibuat dari terop,’’ terangnya.

Pembangunan sirkuit ini, ujarnya, dibangun di lahan seluas 6 hektar milik salah satu pengusaha di NTB.  Jika sirkuit ini selesai, akan dipergunakan untuk lokasi venue Motocross pada Porprov nanti.  Jika Porprov ini sudah selesai dgelar, lokasi ini bisa dipergunakan sebagai tempat latihan bagi para crosser NTB yang selama ini banyak latihan di luar daerah dan membela daerah lain saat PON. Bahkan, salah satu crosser asal NTB Nakami Vidi Makarim yang pada PON XX Papua lalu membela Papua dan berhasil mempersembahkan 1 medali emas dan 1 medali perak untuk Papua.

Bahkan,  sirkuit ini akan diusulkan sebagai lokasi penyelenggaraan MXGP series Lombok tanggal 2 Juli 2023 setelah sebelumnya digelar di Sirkuit Samota Sumbawa, 26 Juni 2023. Namun, Bun Bun menyerahkan sepenuhnya pada tim Infront yang akan turun dalam waktu dekat ini.

Menurutnya, ada dua alternatif pembangunan sirkuit MXGP di Kota Mataram, yakni di eks Bandara Selaparang dan di lokasi yang sekarang ini sedang dibangun sirkuit.  Meski demikian, pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada tim Infront yang akan turun dalam waktu dekat. ‘’Yang penting sekarang bagaimana kita bisa menyelesaikan pembangunan sirkuit ini,’’ tambah Ketua Bidang Motocross Pengprov IMI NTB ini. (ham)