Sejumlah Oknum Pengusaha Hiburan di Lobar Dipidanakan

0

Giri Menang (Suara NTB) – Sejumlah oknum pelaku usaha hiburan di kawasan Sengigigi Kecamatan Batulayar, Lombok Barat (lobar) dipidanakan oleh Pemda Lobar melalui Satpol PP. Oknum pengusaha ini melakukan usaha tanpa izin alias ilegal. Meski tindak pidana yang dikenakan bersifat tindak pidana ringan (tipiring), namun itu diharapkan menjadi efek jera bagi para oknum melakukan usaha ilegal.

Kabid Penegakan Perda (Gakda) Satpol PP Lobar I Wayan Sugiartha mengatakan tiga pelaku usaha hiburan di kawasan Sengigigi sudah ditindak secara pidana ringan. Langkah itu dilakukan, menindaklanjuti laporan atau aduan warga bahwa mereka mlakukan aktivitas usaha tanpa izin. Pihaknya melakukan penertiban terhadap kafe ilegal ini, kemudian pelaku ditindak secara hukum. “Tiga usaha kafe kita tindak tegas, kita tertibkan dan oknum dikenakan tipiring,” tegasnya, Kamis, 19 Januari 2023.

Meski di wilayah Batulayar secara Peraturan Daerah (Perda) RTRW membolehkan ada kegiatan hiburan, tetap prosesnya melalui perizinan kalau beroperasi. “Harus izin, meski mereka di sana,” tegas dia.

Namun oknum pelaku usaha ini tetap beroperasi tanpa izin dari Pemda. Selain itu, aktivitas mereka dikeluhkan oleh warga, sehingga diadukan ke Satpol PP. Kemudian pihaknya menindaklanjuti dengan turun penertiban. Di samping ditertibkan, pelaku ditindak secara hukum.

Oknum yang sudah dihukum secara tipiring, karena tidak di-sel  (penjara) selama tujuh hari, maka mereka bersedia membayar denda. Ia menegaskan langkah ini tentu dilakukan bagi usaha hiburan liar di daerah lain, termasuk di Suranadi. Ketika melanggar, maka langkah hukum sudah disiapkan untuk dilakukan pihaknya. (her)