Tanaman Jagung di Desa Talonang Rusak akibat Angin Kencang

0

Taliwang (Suara NTB) – Tanaman jagung milik petani di desa Talonang, kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dilaporkan rusak akibat tiupan angin kencang yang melanda di wilayah tersebut.

Informasi yang diperoleh media ini, terdapat ratusan hektar tanaman jagung warga yang terdampak. Kondisinya tidak dapat lagi diselamatkan karena tanaman warga yang rata-rata telah berumur sekitar 2 bulan itu mengalami patah batang. “Hampir sekitar tiga ratusan hektar ada yang terdampak angin kencang itu,” ungkap kepala desa Talonang, Budi Haryo saat dikonfirmasi, Kamis, 12 Januari 2023.

Warga pemilik jagung tidak dapat berbuat banyak untuk menyelamatkan tanamannya tersebut. Kerugian yang dialami para petani sangat besar. Untuk biaya tanam saja, petani harus menyediakan modal minimal Rp8 juta per hektar.

Menurut Budi, petani jagung yang tanamannya rusak itu kini hanya berharap ada perhatian dari pemerintah setempat. Minimal pada musim tanam berikutnya mereka diberi bantuan berupa bibit pengganti sehingga tetap dapat melanjutkan usaha pertaniannya.

“Kalau (tanaman) yang sekarang tidak bisa lagi ada upaya penyelamatan. Makanya harapan warga kami dibantu (musim tanaman) berikutnya,” harapnya.

Sementara itu, kepala Dinas Pertanian (Distan) KSB melalui Kabid Tanaman Pangan, Idrus yang dikonfirmasi mengaku telah menerima laporan awal  kerusakan tanaman jagung petani Talonang itu. Dan untuk memastikan seberapa besar dampaknya, pihaknya akan segera turun lapangan.

“Petugas di sana sudah kami minta melakukan pengecekan dan mendata berapa luas lahan jagung yang rusak akibat angin tersebut,” kata Idrus.

Ia mengaku, petani jagung selama ini tidak memiliki jaminan perlindungan berupa asuransi terhadap tanaman mereka. Karenanya ancaman gagal tanam dan panen akibat cuaca maupun hama akan sangat merugikan petani. “Di kita (KSB) ini baru tanaman padi yang ada asuransinya. Kalau tanaman jagung tidak ada. Jadi kalau rusak maka kerugian yang diderita petani sangat besar,” sebutnya.(bug)