Proyek MUTIP Tahap Dua, AIIB Kuncurkan Rp753 Miliar untuk Kawasan The Mandalika

0

Praya (Suara NTB)Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) mengucurkan anggaran sebesar Rp753 miliar untuk mendukung pengerjaan proyek Mandalika Urban and Tourism Infrastructure Project (MUTIP) tahap dua di dalam kawasan The Mandalika. Proyek itu berupa pembangunan sejumlah fasilitas penunjang kawasan. Satu diantaranya pembangunan fasilitas pengamanan kawasan The Mandalika. Mulai dari East Gate (gerbang timur) hingga West Gate (gerbang barat) kawasan The Mandalika.

‘’Pembangunan fasilitas pengamanan kawasan The Mandalika ini merupakan upaya kita meningkatkan keamanan kawasan. Dengan begitu, baik itu pengunjung hingga investor bisa merasa aman dan nyaman ketika berada di dalam kawasan The Mandalika,’’ ungkap General Manager The Mandalika yang baru, Molin Duwanno, dalam keterangan, Sabtu, 7 Januari 2023.

Progres capaian pembangunan fasilitas pengamanan kawasan tersebut sejauh ini bervariasi. Untuk East Gate capainya sudah 57 persen. Kemudian West Gate sudah sekitar 76 persen, Kuta Gate 1 dan 2,  mencapai 18 persen serta Kuta Gate 3 dan 4 sudah diatas 83 persen.

Selanjutnya pembangunan perimeter fence (tembok keliling) di Black Gate 3 – East Gate sudah mencapai 32 persen. Di mana seluruh pekerjaan pembangunan fasilitas pengamanan kawasan The Mandalika tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan bulan Februari 2022 mendatang.

Lebih lanjut, Molin menambahkan, selain fasilitas pengamanan kawasan, pembiayan AIIB tersebut juga diarahkan membangun infrastruktur dasar lainnya. Seperti jalan akses rigid pavement, utility duct,  street lighting solar panel hingga installing curb road. Ditambah box culvert, pump pit serta parkir utara kawasan.

Termasuk juga di dalamnya pemasangan perimeter fence pada sisi selatan jalan Kuta-Keruak sepanjang 5.250 meter yang saat ini telah diselesaikan dikerjakan sepanjang 3.206 meter atau 61 persen. Progres  di dalamnya perimeter fence area sirkuit internasional Mandalika sepanjang 2.175 meter.

‘’Kami sebagai pengelola kawasan The Mandalika, tentunya akan berupaya semaksimal mungkin memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan dan masyarakat yang melakukan aktivitas di dalam dan sekitar kawasan,’’ jelasnya.

Dengan fasilitas pengamanan berupa gate atau gerbang yang dapat dibuka tutup ini merupakan salah satu upaya dalam meningkatan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan dalam kawasan wisata The Mandalika. ‘’Dengan semakin lengkapnya fasilitas pendukung kawasan, khususnya fasilitas pengamanan seperti ini, kami berharap dapat menambah daya tarik kawasan The Mandalika di mata wisatawan maupun investor,’’ imbuh Molin.

Sehingga pada akhirnya nanti, bisa mendorong minat wisatawan untuk berkunjung dan minat investor untuk merealisasikan investasinya di The Mandalika. Dengan begitu kawasan The Mandalika akan semakin berkembang dan bisa menjadi kawasan wisata andalan seperti yang diharapkan. (kir)