Pagu Rp9,8 Triliun, Realisasi Belanja APBN Tahun 2022 di NTB Capai 82 Persen

0

Mataram (Suara NTB) – Sampai dengan November 2022, realisasi belanja diklaim menunjukan tren yang baik. Hal ini menggambarkan APBN masih terus sebagai instrumen pemulihan ekonomi dan stabilisasi mengatasi gejolak perekonomian.

Kepala Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTB Sudarmanto mengatakan, realisasi belanja Kementerian dan Lembaga sampai dengan bulan November 2022 telah mencapai Rp8,12 triliun dari alokasi pagu Rp9,86 triliun atau 82,39%.

Ia merincikan, belanja pegawai sebesar Rp2,52 triliun atau 90,80% dari pagu, belanja barang sebesar Rp2,52 triliun atau 79,13% dari pagu, belanja modal Rp2,83 triliun atau 78,23% dari pagu, serta belanja bantuan sosial Rp13,85 milyar atau 84,09 % dari pagu.

“Proyek Prioritas Nasional dan proyek-proyek berpagu besar di Provinsi NTB tahun 2022 juga progresnya membaik,” kata Sudarmanto kemarin.

Beberapa Proyek Prioritas Nasional dan proyek-proyek berpagu besar di Provinsi NTB tahun 2022 mempunyai progres penyerapan anggaran yang berbeda-beda. Misalnya Bendungan Beringin Sila di Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa, progres penyerapan mencapai 66,24 persen.

Selanjutnya Bendungan Meninting di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat progres penyerapan mencapai 74,94 persen, Bendungan Tiu Suntuk di Kecamatan Brang Ene Kabupaten Sumbawa Barat progres penyerapan mencapai 95 persen.

“Sementara Pembangunan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) progres penyerapan mencapai 64,55 persen. Pembangunan Rumah Khusus masyarakat terdampak pembangunan Sirkuit MotoGP progres penyerapan mencapai 94,80 persen,” terang Sudarmanto.

Sementara prasarana bidang Pendidikan Tinggi Poltekpar Lombok progress penyerapan 70,84 persen, pembangunan Jalan Bypass BIL –  Mandalika Tahap II progres penyerapan mencapai 93,84 persen serta pelebaran Jalan Kuta-Keruak progres penyerapan mencapai 100 persen,” ujarnya.

Sedangkan realisasi DAK Fisik, DAK Non Fisik (BOS-BOP PAUD- Pendidikan Kesetaraan) dan Dana Desa sampai dengan minggu keempat bulan November 2022 telah terealisasi sebesar Rp4,03 triliun atau sebesar 87,07%  dari alokasi pagu.

Rinciannya yaitu DAK Fisik realisasi Rp1,75 triliun dari pagu sebesar Rp2,27 triliun atau 77,16 persen, Dana Desa realisasinya Rp.1,15 triliun dari pagu sebesar Rp1,19 triliun atau 96,48 persen.

Adapun BLT Dana Desa telah tersalur Rp467,25 miliar, sampai dengan bulan September seluruh desa telah tersalurkan.  Sementara untuk bulan Oktober sampai dengan Desember telah disalurkan untuk 872 desa dari 1.005 desa di NTB. “Dana BOS-BOP telah disalurkan sebesar Rp 1,13 triliun atau 96,74 persen dari pagu untuk 3.037.445 siswa di NTB,” katanya. (ris)