Masalah Air Bersih Masih Jadi PR PUPR Dompu

Dompu (Suara NTB) – Masalah air bersih masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah (Pemda) di momen Hari Bhakti PUPR yang diperingati setiap 3 Desember. Suplai air bersih yang belum merata dan kinerja PDAM yang masih harus ditingkatkan, diantara persoalan air bersih.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Dompu, Aris Ansyari, ST, MT yang dihubungi, Senin, 5 Desember 2022 mengungkapkan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga pihaknya terus memanfaatkan sumber air baku yang ada. Ada yang diambil langsung dari mata air ke masyarakat, ada juga melalui proses pengolahan oleh PDAM melalui sistem penyediaan air minum (SPAM).

Pada tahun 2022 ini, kata Aris Ansyari, pihaknya telah merampungkan rencana induk sistem penyediaan air minum (RISPAM). Ini menjadi syarat Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) memberikan kontribusi dalam pembangunan sistem penyediaan air minum.

Bendungan Tanju dan Mila dirancang tidak hanya sebagai penyedia kebutuhan air irigasi, tapi juga sebagai sumber air baku bagi masyarakat Dompu. “Selama ini BPPW belum masuk membangun IPA (Instalasi pengolahan air) dan perpipaannya distribusinya karena kita belum memiliki RISPAM. Karena tahun ini sudah ada, insyaallah tahun depan akan dimulai untuk IPA bendungan Mila,” kata Aris Ansyari.

IPA bendungan Mila, kata Aris Ansyari, elevasinya lebih tinggi 20 meter dibandingkan IPA Selaparang. Ketika IPA bendungan Mila beroperasi, ia akan memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga se kecamatan Woja. “Kalau IPA Selaparang, karena elevasinya rendah, makanya terbatas yang bisa dilayani,” terangnya.

Selain air bersih, Aris juga mengungkapkan, pembukaan akses jalan ke simpul – simpul pertumbuhan ekonomi juga menjadi target kedepan. Seperti melanjutkan akses jalan Mbuju – Taropo kecamatan Kilo sebagai akses jalan penghubung ke pelabuhan Kilo di Desa Mbuju akan menjadi prioritas tahun 2023 mendatang. “Kalau tahun (2022) ini, kita membangun ruas jalan Tanju. Tahun depan kita melanjutkan ruas Mbuju – Taropo. Kalau sudah ini, berikutnya tinggal bangun jembatan. Karena ruas jalan ini hanya dihubungkan oleh satu jembatan,” terangnya.

Pembangunan jembatan penghubung Karijawa – Kandai Satu tahun 2022 ini, kata Aris, juga menjadi fokus rencanaan pembangunan pihaknya. Jembatan ini berfungsi sebagai pemecah kemacetan arus lalulintas dalam kota. Jembatan yang masih dalam tahap pengerjaan ini belum didukung akses jalan di wilayah Kandai Satu. “Tentu semua berproses dan secara bertahap,” kata Aris.

Selain itu, pada tahun 2022 ini Dinas PUPR terus memantapkan akses jalan kabupaten. Beberapa ruas jalan Kabupaten kini kondisinya sudah dihotmik tahun 2022. “Kita akan terus meningkatkan ruas jalan kabupaten menjadi kondisi layak atau baik,” katanya. (ula)



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Tingkatkan Kompetensi Sales People, AHM Gelar Mash Up Community Contest

0
Mataram (suarantb.com)-Meningkatnya penjualan sepeda motor Honda yang disertai juga dengan banyaknya komunitas-komunitas sepeda motor yang terus berkembang, menjadikan sales people sebagai garda terdepan bisnis...

Latest Posts

Tingkatkan Kompetensi Sales People, AHM Gelar Mash Up Community Contest

Mataram (suarantb.com)-Meningkatnya penjualan sepeda motor Honda yang disertai juga...

PLN Siapkan Kembali Suplai Listrik Berlapis untuk Gelaran WSBK 2023

Mataram (Ekbis NTB)-Perhelatan ajang internasional World Super Bike (WSBK)...

Selain Promo Besar-besaran, Ricky Smartphone Siapkan 1.000 Snack Sehat bagi Pengunjung

Mataram (Suara NTB)-Menyambut bulan kasih sayang, Ricky Smartphone di...

Dinas LHK NTB akan Buka Kembali Pos Pengamanan Hutan

Mataram (Suara NTB) – Setelah sempat vakum akibat Pandemi...

Pemkot Bima Naikkan Dana Bantuan Stimulan Jadi Rp750 Juta

Kota Bima (Suara NTB) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bima...