Pemkot Kekurangan 2.800 Pegawai

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Kota Mataram mengalami kekurangan sejumlah 2.800 pegawai negeri sipil (PNS). Hal ini dikhawatirkan akan mengganggu pelayanan kepada msyarakat. Disatu sisi, pemerintah pusat akan menghapus tenaga honorer.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Taufik Prioyono menjelaskan, berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja sekaligus perhitungan rasio jumlah penduduk secara ideal kebutuhan pegawai negeri sipil di Lingkup Pemkot Mataram mencapai 8.170. Saat ini, jumlah ASN sekitar 5 ribu lebih. Artinya, terdapat kekurangan pegawai mencapai 2.800 orang. “Kekurangan pegawai kita masih banyak,” kata Yoyok, sapaan akrab Sekretaris BKPSDM dikonfirmasi akhir pekan kemarin.

Jumlah kekurangan pegawai ini belum termasuk yang pensiun di tahun 2022,sehingga memungkinkan semakin besar kekurangan ASN di Pemkot Mataram. “Pelepasan pensiun hari ini saja 127 orang. Ini yang pensiun mulai bulan Mei sampai Desember,” sebutnya.

Kepala BKPSDM Kota Mataram, Hj. Asnayati mengatakan, kekurangan pegawai aparatur sipil negara mencapai 2.800 orang,tetapi kekurangan itu diisi oleh tenaga penunjang kegiatan di masing-masing organisasi perangkat daerah. “Kalau kekurangan pegawai tetap menjadi urusan negara,” katanya.

Kebijakan penghapusan tenaga non ASN menjadi dilematis bagi daerah,termasuk di Kota Mataram. Asna menegaskan, belum ada petunjuk teknis untuk penghapusan atau formula menjadikan pegawai non ASN sebagai tenaga alih daya dari pemerintah pusat. Seandainya kebijakan penghapusan tenaga non ASN diterapkan apakah tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat? Asna mengatakan,kekurangan pegawai tidak akan mempengaruhi pelayanan publik karena pekerjaan tersebut menjadi tanggungjawab pimpinan organisasi perangkat daerah. Pimpinan OPD lanjutnya, telah menandatangani e-kinerja,sehingga pelaksanaan program berdasarkan rencana kegunaan anggaran dan daftar penggunaan anggaran. “Nanti pelayanan itu jadi tanggungjawab pimpinan OPD,” jelasnya.

Untuk pengisian pegawai lanjutnya, pihaknya telah mengikuti rapat kerja bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) bahwa pemerintah pusat kembali akan menyelenggarakan seleksi pegawai negeri sipil. (cem)



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

NTB Gencarkan Pengembangan Padi Inpari Nutri Zinc untuk Turunkan Angka Stunting

0
Mataram (Suara NTB) – Kementerian Pertanian telah berhasil memproduksi varietas Padi Inpari Nutri Zinc. Varietas tersebut kaya nutrisi sehingga diharapkan dapat mencegah dan menurunkan...

Latest Posts

NTB Gencarkan Pengembangan Padi Inpari Nutri Zinc untuk Turunkan Angka Stunting

Mataram (Suara NTB) – Kementerian Pertanian telah berhasil memproduksi...

Sidang Desa Jero Gunung, Kades Akui Tanda Tangan Dipalsukan

Mataram (Suara NTB)- Kepala Desa (Kades) Jero Gunung, Amrullah...

100 KK di Ntobo Kota Bima Belum Tersentuh Jaringan Internet

Kota Bima (Suara NTB) - Kurang lebih sebanyak 100...

Desa Gemilang Informasi Publik, Ikhtiar Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik hingga Tingkat Desa

Mataram (Suara NTB)- Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik...

Dinas LHK NTB Apresiasi Keberhasilan Desa Semparu Terkait Tata Kelola Sampah

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB melalui...