Literasi ASN dan Warga Lobar Rendah, Pemda Didorong Buat Kebijakan Hari Khusus Literasi

Giri Menang (Suara NTB) – Tingkat literasi di kalangan ASN dan masyarakat di Lombok Barat (Lobar) masih sangat rendah. Itu menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi pemerintah dan semua pihak meningkatkan literasi di daerah ini lebih baik ke depannya.

Pemda pun didorong untuk membuat kebijakan agar literasi itu dilaksanakan di hari khusus atau tertentu secara penuh. Tidak seperti saat ini hanya beberapa belas menit ketika jam belajar. Pemda juga perlu membuat roadmap literasi daerah jangka pendek, menengah hingga jangka panjang.

Hal ini mengemuka saat diskusi terbuka bertajuk “Nasib Literasi di Era Masyarakat 5.0” yang digelar Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Lobar, Jumat (2/12).

Beberapa pemateri yang hadir di antaraya jurnalis senior Latif Apriaman, Ishak Hariyanto (Dosen UIN Mataram), Kadis Kominfo Lobar dan beberapa pemateri lainnya menyampaikan terkait literasi di Indonesia, daerah NTB dan lebih spesifik di Lobar.hadir juga Penjabat Sekda Lobar H. Ilham, kepala OPD, pustakawan, pegiat literasi, para guru dan kepala sekolah di Lobar.

Latif Apriaman menyampaikan pengalaman yang telah dilakukan dalam literasi generasi daerah selama ini. Melalui program Sibaturta yang merupakan akronim dari Simak, Baca,Tulis, Tutur, dan Tayang di Batulayar Lobar. “Ada pojok-pojok literasi, anak-anak menunjukkan karya mereka. Yang kami dapatkan di Batulayar, tiga bulan berjalan kami kumpulkan buku catatan adik-adik, lalu kami menyalin. Karena selain menulis tentang apa yang dibaca, anak-anak juga mulai menulis tentang apa yang mereka alami ketika gempa, kemana mereka saat gempa dan apa mimpi mereka,”jelas dia.

Kemudian itu disatukan menjadi sebuah buku. Ketika buku itu terbit, dan ada nama mereka. “Begitu gembira dan bangganya mereka,”ujarnya.

Ia pun mengusulkan agar dilakukan upaya untuk meningkatkan minat baca kalangan masyarakat. Salah satu caranya dengan menerapkan program Sabtu Literasi. Hal ini patut ditumbuhkan terus menerus, agar anak-anak bergembira dengan literasi. Dan pada Sabtu literasi yang diharapkan dilaksanakan nantinya di Lobar, perlu diisi reward -reward kepada anak-anak.

Kadis Arpusda Lobar Saepul Akhkam mengatakan terkait harapan pembicara agar dilaksanakan yang bersifat implementatif akan ditindaklanjuti. Karena memang dari pengalaman mendampingi beberapa sekolah dan  ponpes di Lobar, sesi literasi anak-anak masih pendek.

Hasil surveinya juga anak-anak lebih hobi dengan hal yang cendrung keluar dari rutinitas, sehingga hasil surveinya itu, setahun hingga dua tahun dilakukan untuk memancing literasi ini. “Hasil survei kami, dari 100 lebih perpustakaan sekolah kondisi kurang layak. Dan bagaimana buku-buku mau diminati, karena kembali ke rutinitas. Buku-buku mata pelajaran utama, sedikit sekali untuk pendukung pelajaran itu, mungkin ini perlu diintervensi terutama dari Dikbud,”ujarnya.

Pihaknya mengapresiasi sekolah-sekolah yang kerjasama dengan Disarpus untuk library inbox. Pihaknya pun menghadirkan buku-buku yang berbeda dengan koleksi di sekolah.

Sementara itu Sementara itu Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan H. Lalu Najamudin yang turut hadir menyampaikan, minat baca di kalangan ASN juga masih rendah sekali. “Sedikit-sedikit pegang, buka HP, jarang dipegang dan dilihat. Mungkin perpustakaan perlu juga di kantor OPD-OPD, itu sebagian saran dan masukan,” sarannya.

Nanti masing-masing OPD menyiapkan ruangan untuk perpustakaan. Buku-buku di sana pun perlu variatif. Selain menyangkut OPD itu, program Pemda juga buku umum agar bisa dibaca ketika mengisi waktu istirahat. (her)



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

NTB Gencarkan Pengembangan Padi Inpari Nutri Zinc untuk Turunkan Angka Stunting

0
Mataram (Suara NTB) – Kementerian Pertanian telah berhasil memproduksi varietas Padi Inpari Nutri Zinc. Varietas tersebut kaya nutrisi sehingga diharapkan dapat mencegah dan menurunkan...

Latest Posts

NTB Gencarkan Pengembangan Padi Inpari Nutri Zinc untuk Turunkan Angka Stunting

Mataram (Suara NTB) – Kementerian Pertanian telah berhasil memproduksi...

Sidang Desa Jero Gunung, Kades Akui Tanda Tangan Dipalsukan

Mataram (Suara NTB)- Kepala Desa (Kades) Jero Gunung, Amrullah...

100 KK di Ntobo Kota Bima Belum Tersentuh Jaringan Internet

Kota Bima (Suara NTB) - Kurang lebih sebanyak 100...

Desa Gemilang Informasi Publik, Ikhtiar Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik hingga Tingkat Desa

Mataram (Suara NTB)- Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik...

Dinas LHK NTB Apresiasi Keberhasilan Desa Semparu Terkait Tata Kelola Sampah

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB melalui...