44 Kasus HIV AIDS Ditemukan di Lotim

0

Selong (Suara NTB) – Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mencatat ada selama kurun waktu tahun 2022 ini, terdapat 44 kasus terpapar virus HIV-AIDS.  Masing-masing 24 kasus HIV dan 20 kasus AIDS.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Lotim, Dr. H. Pathurrahman menjawab SuaraNTB di Selong, Kamis, 1 Desember 2022.

Bertepatan dengan momentum hari AIDS Sedunia yang jatuh setiap tanggal 1 Desember, pihaknya mengingatkan untuk terus melakukan langkah-langkah penanganan kasus HIV-AIDS di Kabupaten Lotim.

Dari puluhan kasus yang terlapor tersebut sejauh ini belum ada laporan kasus meninggal dunia, karena kasus HIV ataupun AIDS. Ia menjelaskan, jajaran tim medis terus melakukan langkah-langkah penanganan.

Tempat pelayanan kesehatan ini ada di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. R. Soedjono Selong dan ditempatkan di ruangan khusus.

Di samping itu, semua puskesmas di Kabupaten Lotim juga siaga sebagai tempat pelayanan kasus HIV AIDS.

Penanganan kasus HIV AIDS ini diakui tidak semudah penanganan penyakit lainnya. Dalam melaksanakan pencegahan dan penanganannya Dikes bekerjasama dengan berbagai stakeholder terkait. Mulai dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Lotim ataupun para penjangkau yang memiliki perhatian terhadap pencegahan kasus HIV-AIDS. “Kita sadari banget tidak mudah menanggulangi kasus HIV-AIDS,” terangnya.

Sosialisasi terus dilakukan ke tengah masyarakat. Tidak terkecuali ke siswa-siswa di sekolah tingkat SMP sederajat maupun SMA sederajat. Pihaknya juga terusmembangun sinergi dengan instansi pemerintah lainnya baik dengan aparat kepolisian maupun jajaran pemerintahan di tingkat kecamatan dalam rangka sosialisasi.

Menurutnya, pencegahan HIV-AIDS ini hanya bisa dilakukan secara massif. Tidak bisa sendiri dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Tidak terkecuali, dalam melakukan sosialisasi ini menyasar kelompok-kelompok risiko tinggi seperti wanita pekerja seks, laki suka laki, waria dan pengguna jarum suntik bersamaan . (rus)