Capaian Vaksin Lansia di Mataram Masih Rendah

Mataram (Suara NTB) – Pemkot Mataram perlu mencari cara lain untuk meningkatkan capaian vaksinasi. Pasalnya, vaksinasi untuk usia lanjut (lansia) masih rendah. Faktor internal dan eksternal menjadi penghambat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Usman Hadi mengakui, capaian vaksinasi lansia baru mencapai 38 persen dari jumlah keseluruhan 14.660 orang atau masih rendah dari target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Pihaknya tidak mengetahui apa yang penghambat capaian vaksin lansia tersebut. Padahal, berbagai upaya dilakukan pemerintah agar mendorong masyarakat yang berusia 60 tahun datang ke fasilitas kesehatan baik puskesmas, rumah sakit, maupun pelayanan lainnya. “Tidak tahulah apa yang menjadi penyebab,” kata Usman.

Skenario percepatan vaksinasi lansia belum dipikirkan. Sebelumnya, tenaga kesehatan turun dari pintu ke pintu untuk melayani vaksinasi. Usman menyebutkan, ketersediaan vaksin Pfizer masih aman. Sedangkan, vaksin nasional sesuai permintaan Presiden RI Joko Widodo belum masuk di Kota Mataram. “Kalau vaksin nasional belum ada,” jawabnya.

Juru Bicara Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kota Mataram, Drs. I Nyoman Suwandiasa juga mengakui, capaian vaksinasi lansia belum mencapai target. Hal ini disebabkan persoalan internal dan eksternal masyarakat. Faktor internal menyangkut psikologis yang sulit diatasi seperti rasa takut, tidak ada yang mengantar, dan lain sebagainya. Demikian juga faktor eksternal munculnya informasi tidak benar di masyarakat. “Iya, memang capaian vaksin lansia kita masih di bawah 40 persen,” sebutnya.

Pemkot Mataram sebenarnya berupaya meningkatkan vaksinasi lansia dengan berbagai cara. Salah satunya adalah, memberikan sembako bagi lansia yang mau datang ke fasilitas kesehatan baik rumah sakit atau puskesmas untuk divaksin. Selain itu, jemput bola ke rumah dengan melibatkan lurah dan kepala lingkungan. Cara itu justru belum berhasil meningkatkan kesadaran para lansia untuk mendapatkan vaksinasi. “Padahal program vaksinasi lansia sampai ke rumah-rumah sudah dilakukan pemerintah,” ujarnya.

Nyoman mengklarifikasi, target vaksin lansia tahap pertama 26 ribu, tetapi ada perubahan target menjadi 13.633 orang. Jika mengacu perubahan target 26 ribu tersebut, maka capaian vaksinasi lansia Kota Mataram mencapai 93 persen. Penyesuaian target dari pemerintah pusat tersebut menunjukan bahwa vaksinasi lansia di Kota Mataram melampui target. (cem)



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Lantik Ketua DPW Perindo Jatim & NTB, Hary Tanoe Perkuat Infrastruktur...

0
Surabaya (suarantb.com) -- Partai Persatuan Indonesia (Perindo) semakin memperkuat infrastruktur kepengurusan dan jaringan di berbagai wilayah Indonesia menuju Pemilu 2024.Hal ini ditandai dengan dilantiknya...

Latest Posts

Lantik Ketua DPW Perindo Jatim & NTB, Hary Tanoe Perkuat Infrastruktur Partai Guna Raih Double Digit

Surabaya (suarantb.com) -- Partai Persatuan Indonesia (Perindo) semakin memperkuat...

Aruna Senggigi Gelar Malam Apresiasi Pelanggan 2023

Giri Menang (Suara NTB) – Aruna Senggigi Resort &...

Tekan PMK, Pemprov NTB Targetkan 1,4 Juta Ternak Divaksin Tahun 2023 

Selong (suarantb.com)– Dalam rangka pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku...

Beri Pengalaman di Dunia Kerja, BRI Buka Program Magang Generasi Bertalenta (MAGENTA)

Jakarta (suarantb.com)– Peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia dalam...

Mahasiswa KKN Unram Latih Warga Buat Kerupuk Berbahan Pisang

Mataram (Suara NTB) – Dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat...