Kantor Bahasa NTB Ambil Peran dalam Pengembangan KEK Mandalika

0

Mataram (Suara NTB) –  Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB, Dr. Puji Retno Hardiningtyas, S.S., M.Hum. menghadiri kegiatan yang diselenggarakan oleh Biro Perencanaan, Sekretariat Jenderal, Kemendikbudristek di salah satu hotel di Mataram, Jumat, 25 November 2022. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Diskusi Kelompok Terpumpun tersebut mengangkat tema “Dukungan Kemendikbudristek dalam Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Prioritas”. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tatap muka dan ruang virtual Zoom.

Pada kegiatan ini, hadir Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB, Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi NTB, Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi NTB, Koordinator IV Biro Perencanaan bersama tim, staf Direktorat Agama, staf Direktorat Pendidikan, staf Direktorat Kebudayaan, perwakilan Bappenas RI, penerima bantuan SMK 4.0 (Kepala SMKS Qomarul Huda, Bagu), penerima bantuan SMK Pusat Keunggulan (Kepala SMKN 3 Pujut, Kepala SMKN 1 Pujut, Kepala SMKN 1 Sikur, dan Kepala SMKN 2 Selong) melalui pertemuan tatap muka dan perwakilan dari berbagai Ditjen Pendidikan dan Kepala SMKN 1 Sumbawa Besar dan Kepala SMKN 3 Kota Bima melalui ruang virtual Zoom.

Kepala Biro Perencanaan, Kemendikbudristek, Vivi Andriani yang hadir melalui ruang virtual  menyampaikan bahwa dukungan Kemendikbudristek berkaitan dengan Kawasan Ekonomi Khusus itu jelas dan terarah.

“Kami betul-betul ingin langkah ke depan, adanya proses evaluasi, penguatan, dan penerapan strategi yang efektif. Namun, yang penting adalah bagaimana potensi keahlian SMK dan Perguruan Tinggi dikelola dan dikembangkan dengan kualitas maksimal untuk mendukung Kawasan Ekonomi Khusus,” ujarnya.

Senada dengan penyampaian dari Kepala Biro Perencanaan, May Siti, penanggung jawab kegiatan ini menekankan bagaimana pembangunan SDM bisa mendukung pembangunan wisata dan mendukung KEK di NTB dan menghasilkan SDM-SDM yang berkualitas unggul. Narasumber pada kegiatan ini, yaitu Amich Alhumami dari Bappenas yang menyampaikan materi “Kunci Pembangunan SDM Berkualitas dan Strategi Pembangunan KEK.”

“Strategi pembangunan pendidikan selaras dengan pembagunan wilayah dengan melihat pusat-pusat pertumbuhan dan perencanaan KEK. Bagaimana cara kita memperkuat dan mendukung dari sektor pendidikan. Percepatan dan pertumbuhan merupakan faktor-faktor kunci untuk memenuhi dan mampu menyediakan pengetahuan dan keterampilan. Esensi dari pembangunan manusia, yaitu pendidikan dan kesehatan dengan kualitas unggul,” paparnya dalam penyampaian materi melalui Zoom.

Beberapa hal yang dibahas, yaitu profil penduduk Indonesia antara lain SDM Berkualitas dan Bonus Demografi, industri sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi, masalah pendidikan dan kebekerjaan, kualifikasi pendidikan dan produktivitas rendah, pengembangan KEK dalam RPJMN 2020–2024, pendidikan dan tantangan revolusi industri 4.0, sasaran pengembangan dan pendekatan pengembangan wilayah, peta sebaran KEK, arahan presiden dan amanat RPJMN MP dan pelatihan vokasi dalam penggunaan KEK, arah kebijakan dan strategi pendidikan dan pelatihan vokasi berbasis industri, intervensi Kemendikbudristek pada KEK Mandalika tahun 2022, dan poin strategis dukungan SMK industri 4.0 pada pengembangan KEK.

Berikutnya, narasumber dari Bappenas, yaitu Suprapto menyimpulkan dua hal penting yang harus diperhatikan oleh semua pihak, di antaranya kerja sama dengan industri dalam dunia kerja dan penguatan kerja sama dengan lembaga-lembaga mitra. Jadi, sektor pendidikan berdampak pada peningkatan kualitas KEK yang  dampaknya dapat kembali dirasakan oleh masyarakat. Orientasi kebutuhan dari KEK Mandalika perlu sinergi bersama dari sektor pendidikan, bekerja sama erat dengan instansi atau pemangku yang berkepentingan, dan penguatan kolaborasi yang efektif.

Pada kesempatan ini, Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB berdiskusi ringan dengan narasumber Suprapto mengenai peran Kantor Bahasa dalam mendorong peningkatan wisatawan mencanegara dalam KEK dan peningkatan BIPA bagi warga asing. Puji Retno menyatakan dengan adanya kegiatan ini dapat membuka wawasan baru dan penguatan strategi peningkatan peran Kantor Bahasa dalam memberikan dukungan pendidikan di lingkungan KEK Mandalika ke depannya. (ron)