Pimpus PGNW Ajak Warga Cegah Pernikahan Anak

Selong (Suara NTB) – Ketua Pimpinan Pusat (Pimpus) Persatuan Guru Nahdlatul Wathan (PGNW), Lale Yaqutunnafis, S.Sos.,MM. mengajak jamaah dan seluruh pihak untuk mencegah pernikahan anak. Hal ini disampaikan Lale Yaqut dalam rilisnya kepada Suara NTB, Kamis, 24 November 2022.

Cucu pahlawan Nasional, TGKH M. Zainuddin Abdul Madjid ini mengatakan PGNW memiliki kewajiban dalam mendukung program pemerintah sebagai upaya menekan angka pernikahan usia anak.

Pendidikan orang tua dan guru pada generasi bangsa harus dikuatkan. Pola asuh, asih dan asah tidak boleh lemah agar generasi bangsa siap menghadapi tantangan lingkungan di era digital globalisasi dengan karakter anak bangsa yang mampu menciptakan hidup yang berkualitas kedepannya

Dituturkan, pada Rabu lalu digelar seminar nasional mengangkat tema “Pola Asuh Anak dan Remaja dalam Menekan Angka Pernikahan Dini Pada Era Digital”. Kata Lale Yaqutunnafis, kegiatan ini merupakan langkah nyata PGNW menjalankan kolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah Kementerian PPPA dan Program Tim Penggerak PKK Provinsi NTB dalam menyelesaikan persoalan Pernikahan Dini.

Acara seminar dirangkai dengan Penandatanganan kerjasama antara Pimpus PGNW dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan Penandatanganan MoU antara PW PGNW dengan Tim Penggerak PKK Provinsi NTB tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Deputi pemberdayaan hak anak Kementerian PPPA, Rini Handayani mendukung penuh acara seminar nasional yang diselenggarakan PGNW tersebut. Dinilai, PGNW secara tidak langsung mendukung dan mengambil peran membantu pemerintah menyelesaikan masalah nasional, salah satunya masalah pernikahan usia dini. “Kami sangat mendukung kegiatan ini semoga seterusnya akan ada lagi kegiatan-kegiatan semacam ini,” katanya.

Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) yang diwakili oleh Sekjen PBNW, Prof. Dr. Fahrurrozi Dahlan, QH., MA, menyampaikan apresiasi besar terhadap kegiatan Pimpus PGNW dalam memberikan literasi dan edukasi. Atas nama PBNW, ia mengapresiasi kegiatan Pimpus PGNW menjadi lokomotif terdepan dalam memberikan literasi dan edukasi yang sangat produktif tentang pola asuh anak dan remaja dalam mengatasi dan mencegah pernikahan anak.

Turut hadir dalam acara tersebut sebagai narasumber Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, S.E.,M.Sc. (rus)



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

NTB Gencarkan Pengembangan Padi Inpari Nutri Zinc untuk Turunkan Angka Stunting

0
Mataram (Suara NTB) – Kementerian Pertanian telah berhasil memproduksi varietas Padi Inpari Nutri Zinc. Varietas tersebut kaya nutrisi sehingga diharapkan dapat mencegah dan menurunkan...

Latest Posts

NTB Gencarkan Pengembangan Padi Inpari Nutri Zinc untuk Turunkan Angka Stunting

Mataram (Suara NTB) – Kementerian Pertanian telah berhasil memproduksi...

Sidang Desa Jero Gunung, Kades Akui Tanda Tangan Dipalsukan

Mataram (Suara NTB)- Kepala Desa (Kades) Jero Gunung, Amrullah...

100 KK di Ntobo Kota Bima Belum Tersentuh Jaringan Internet

Kota Bima (Suara NTB) - Kurang lebih sebanyak 100...

Desa Gemilang Informasi Publik, Ikhtiar Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik hingga Tingkat Desa

Mataram (Suara NTB)- Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik...

Dinas LHK NTB Apresiasi Keberhasilan Desa Semparu Terkait Tata Kelola Sampah

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB melalui...