Diduga Cabuli Anak Tetangga, FG Diamankan Polisi

Mataram (Suara NTB) –  FG (45) salah seorang warga Kota Mataram, kini harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Pria yang diketahui belum menikah tersebut ditangkap petugas lantaran kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur, 8 November lalu dirumahnya.

“Terduga pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman pidana maksimal 15 tahun kurungan penjara serta denda Rp5 miliar,” ungkap Kapolresta Mataram Kombes Pol, Mustofa, S. IK., MH, Senin, 21 November 2022. Bahkan di dalam laporan yang diterima ada sekitar dua orang anak yang diduga dicabuli pelaku yang merupakan tetangganya tersebut.

Kasus ini terungkap setelah dua orang korban mengeluh sakit pada bagian organ intimnya kepada orang tuanya. Setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan adanya luka baru di bagian organ intim korban dan dibuktikan hasil visum at revertum. Polisi kemudian melakukan pengembangan atas laporan tersebut sehingga pelaku yang diketahui sebagai pekerja bangunan tersebut berhasil ditangkap.

“Proses pemberkasan terhadap perkara ini terus berposes dan kita targetkan dalam waktu dekat sudah dilakukan tahap dua,” sebutnya. Ditambahkan Kasat Reskrim Kompol Kadek Adi Budi Astawa, ST,. S.IK mengatakan, kasus berawal ketika para korban diajak rumah pelaku.

Tersangka yang sudah lama hidup sendiri tersebut akhirnya berinisiatif untuk melakukan tindakan asusila dimaksud. Bahkan untuk memuluskan aksinya pelaku memberikan sejumlah uang kepada korban berupa uang tunai sebesar Rp10 ribu. Ketika anak-anak sudah terpedaya pelaku langsung melakukan aksinya. “Dia melakukan itu (perbuatan asusila) di kamarnya setelah sebelumnya diberikan uang,” imbuhnya.

Dirinya juga mengimbau kepada orang tua untuk mengawasi anak-anaknya terutama pergaulannya. Hal itu dilakukan karena anak dianggap sangat rawan menjadi korban pelecehan seksual maupun masalah lainnya. Sehingga butuh kerjasama terutama orang tua karena jika tidak dilakukan demikian, maka kasus tersebut akan tetap ditemukan. “Kita tidak bisa bekerja sendiri dalam penanganan perkara ini, melainkan butuh kerjasama semua pihak terutama orang tua agar bisa mengawasi pergaulan anak-anaknya,” tandasnya. (ils)



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Tingkatkan Kompetensi Sales People, AHM Gelar Mash Up Community Contest

0
Mataram (suarantb.com)-Meningkatnya penjualan sepeda motor Honda yang disertai juga dengan banyaknya komunitas-komunitas sepeda motor yang terus berkembang, menjadikan sales people sebagai garda terdepan bisnis...

Latest Posts

Tingkatkan Kompetensi Sales People, AHM Gelar Mash Up Community Contest

Mataram (suarantb.com)-Meningkatnya penjualan sepeda motor Honda yang disertai juga...

PLN Siapkan Kembali Suplai Listrik Berlapis untuk Gelaran WSBK 2023

Mataram (Ekbis NTB)-Perhelatan ajang internasional World Super Bike (WSBK)...

Selain Promo Besar-besaran, Ricky Smartphone Siapkan 1.000 Snack Sehat bagi Pengunjung

Mataram (Suara NTB)-Menyambut bulan kasih sayang, Ricky Smartphone di...

Dinas LHK NTB akan Buka Kembali Pos Pengamanan Hutan

Mataram (Suara NTB) – Setelah sempat vakum akibat Pandemi...

Pemkot Bima Naikkan Dana Bantuan Stimulan Jadi Rp750 Juta

Kota Bima (Suara NTB) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bima...