SMPN 10 Mataram Juara 1 Sekolah Sehat

0

Mataram (Suara NTB) – Penanganan sampah di sekolah yang tepat dan penerapan manajemen kesehatan di Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang baik mengantarkan SMPN 10 Mataram meraih juara 1 sekolah sehat. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana pada peringantan Hari Sumpah Pemuda, Jumat, 28 Oktober 2022.

Kepala SMPN 10 Mataram, Chamim Tohari mengatakan, warga SMPN 10 Mataram sangat bangga dan antusias menyambut dinobatkannya SMPN 10 sebagai juara 1 Lomba Sekolah Sehat tahun 2022. “Ini bentuk apresiasi dari Pemkot Mataram atas ikhtiar dari sekolah mewujudkan pendidikan dan layanan kesehatan, serta pemanfaatan dan pengelolaan lahan di sekolah secara maksimal,” ujar Chamim.

Berbagai upaya telah dilakukan pihak sekolah. Pihaknya memandang bahwa SMPN 10 Mataram memiliki lahan yang sangat luas dan sumberdaya manusia yang siap melakukan perubahan. Bebrapa hal yang sudah dilakukan antara lain membenahi lampu penerangan jalan, pembenahan taman sekolah, dan penanganan sampah di sekolah.

SMPN 10 Mataram memiliki Bank Sampah dengan mempunyai unit produksi. Pengelolaan sampah organik terdiri budidaya magot, produksi briket arang, dan produksi pupuk kompos. Sedangkan untuk sampah anorganik pengelolaannya terdiri dari pemanfaatan untuk mendukung kegiatan mata pelajaran prakarya dan kerja sana dengan Bank Lisan Kota Mataram untuk menampung.

“Sehingga limbah sampah plastik tersalurkan dan kami sudah memiliki buku tabungan dari pengelolaan sampah, sehingga sampah yang menjadi masalah saat ini sudah menjadi berkah,” jelas Chamim.

Di samping itu, pengelolaan UKS SMPN 10 Mataram juga menerapkan UKS Manajemen Kesehatan Menstruasi (MKM). Hal ini untuk melayani siswa yang berkaitan dengan masalah kewanitaan di sekokah.

“Dengan moto ‘SpenTen Bersinar’ menyemangati warga sekolah untuk berkarya. Bersama-sama bekerja dan bekerja bersama-sama membangun dan mewujudkan sekolah menjadi sekolah yang Bersih, Etos kerja tinggi, Religius, Sehat, Inovatif, Nyaman, Aman, dan Ramah,” pungkas Chamim. (ron)