14.384 BSU Tahap II dan III Telah Dicairkan

0
H. Rudi Suryawan. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah pusat telah mencairkan 14.384 bantuan subsidi upah (BSU) bagi pekerja pada tahap II dan III. Bantuan uang tunai senilai Rp600 ribu diharapkan dapat meringankan beban pekerja akibat dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM).

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram, H. Rudi Suryawan menjelaskan, penyaluran bantuan subsidi upah bagi pekerja untuk tahap II dan III telah dicairkan. Untuk tahap II sejumlah 6.533 pekerja dan tahap III 7.851 orang pekerja, sehingga total adalah 14.384 pekerja. Pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Tenaga Kerja akan kembali mencairkan pada tahap selanjutnya. “Nanti ada lagi pencairan di tahap berikutnya,” kata Rudi.

Kementerian Tenaga Kerja rupanya menambah kuota penerima menjadi 50.530 orang. Penambahan ini termasuk pegawai non aparatur sipil negara yang terdaftar dalam kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
Pencairan BSU tahap I kepada 12.758 pekerja. Pemerintah pusat tidak mau menunggu lama proses pencairan uang subsidi bagi pekerja. Setelah diverifikasi oleh BPJS Ketenagakerjaan langsung ditransfer ke rekening pekerja melalui bank himbara.

Rudi menambahkan,pekerja yang terdaftar kepesertaannya di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan memenuhi syarat mendapatkan bantuan, tetapi tidak masuk terdata akan dibantu berkomunikasi dengan BPJS Ketenagakerjaan. Selanjutnya, BPJS Ketenagakerjaan akan mengecek keanggotaannya sampai bulan Juli. “Ini nanti yang kita bantu ke BPJS untuk mengecek keaktifan kepesertaannya,” pungkasnya.

Data pekerja yang diusulkan ke Kementerian Ketenagakerjaan sebanyak 27 ribu orang. Rupanya, tenaga harian lepas dan kader yang tergabung sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan mendapatkan bantuan.
Tujuan penyaluran subsidi upah untuk menekan inflasi. Masyarakat diminta membelanjakan uang BSU senilai Rp600 ribu untuk membeli kebutuhan pokok. “Jangan beli kuota dan barang elektronik,” tandasnya

Ali, pekerja perusahaan swasta di Mataram bersyukur mendapatkan bantuan subsidi upah dari pemerintah. Informasi pencairan diperoleh pesan elektronik. “Saya tahu BSU cair dari email,” katanya.

Uang Rp 600 ribu yang masuk ke rekening bank himbara miliknya belum sempat diambil. Rencananya, bantuan tersebut akan digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari. (cem)