WSBK Mandalika, NTB dan BPS akan Hitung Perputaran Uang Selama Event

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB dengan menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) akan kembali melakukan perhitungan perputaran uang dalam event World Superbike (WSBK) Mandalika yang akan digelar 11 – 13 November 2022.

Sebelumnya, BPS juga telah melakukan perhitungan perputaran uang atau survei dampak ekonomi di event MotoGP Mandalika serta MXGP Samota. Hal ini dilakukan untuk mengukur dampak ril dari  penyelenggaraan balap motor internasional di NTB.

Komandan Lapangan WSBK Mandalika 2022 Jamaluddin mengatakan, efek berganda atau multiplier effect dari event internasional tidak pernah kecil. Efek tetesnya dirasakan oleh banyak masyarakat, terutama para penyedia barang dan jasa saat event berlangsung. Misalnya para pelaku UMKM yang menyediakan makan minum serta suvenir untuk para penonton. Begitu pula penyedia akomodasi dan transportasi mendapatkan keuntungan setiap ada event besar.

“Kalau itu (penghitungan transaksi-red) pasti lah. Itu wajib dilakukan agar event yang dilaksanakan ini bisa terukur perputaran uang atau multiplier effectnya kepada masyarakat kita, pelaku UMKM kita,” kata Jamaluddin kepada Suara NTB Rabu, 28 September 2022.

Ia mengatakan, event WSBK Mandalika tahun ini diprediksi akan ramai karena waktunya hampir bersamaan dengan  G-20 Summit di Bali.

“Dua hari setelah WSBK berlangsung ada pembukaan G20 di Bali. Informasi dari MGPA, kursi VVIP sengaja dikosongkan atau tak dijual secara online, ini untuk tamu-tamu negara di G20 ini yang akan nonton WSBK,” ujarnya.

Bahkan sejumlah pesawat pribadi kepala negara banyak yang diparkir di BIZAM karena tak tertampung di Bandara Ngurah  Rai Bali. Sebelum kepala negara anggota G20 mengungjungi Bali, mereka sekaligus bisa menikmati WSBK di Lombok.

Seperti diberitakan sebelumnya, perhelatan MotoGP Mandalika pada 18 – 20 Maret lalu berdampak besar pada kegiatan ekonomi di NTB. Berdasarkan perhitungan BPS Provinsi NTB, perputaran uang selama gelaran MotoGP Mandalika sebesar Rp606,7 miliar.

Kepala BPS Provinsi NTB, Wahyudin saat iti menjelaskan, perhitungan BPS berdasarkan analisa 10 hari jelang dan pascagelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika. Gelaran MotoGP Mandalika berdampak pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) NTB.

BPS menyebut MotoGP Mandalika pada 18-20 Maret 2022, cukup banyak menyedot penonton. Saat gelaran WSBK pada November 2021 lalu juga, ekonomi NTB bisa terdongkrak cukup baik. Misalnya pada triwulan IV 2021, ekonomi NTB bisa tumbuh menjadi 3,41 persen. Selama satu tahun pertumbuhan ekonomi NTB sebesar 2,30 persen. “Tapi dengan adanya WSBK, ekonomi NTB tumbuh lebih tinggi,” ucapnya.

Sementara itu pada event Motocross Grand Prix (MXGP) Samota di Kabupaten Sumbawa pada 24 – 26 Juni 2022 lalu berdasarkan hasil kajian BPS NTB, perputaran uang selama gelaran tersebut mencapai Rp154 miliar lebih.(ris)





Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

0
Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan politik Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang keluar dari Partai Nasdem. PKS...

Latest Posts

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan...

Presiden Jokowi Sebut Mandalika Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Luar Jawa

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam...

Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global, NTB Perkuat Bela Beli Produk Lokal

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan,...