Loteng Berpeluang Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Paralayang

Praya (Suara NTB) – Kalender event olahraga kelas dunia di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) tahun 2023 mendatang berpeluang  bertambah. Selain event MotoGP dan World Superbike (WSBK) di sirkuit internasional Mandalika, Loteng juga berpeluang menjadi tuan rumah gelaran Kejuaraan Dunia Paralayang.

Dengan menggelar satu seri dari lima seri dunia gelaran Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) 2023. Dengan kawasan Sky Lancing Desa Mekarsari Praya Barat, direncanakan sebagai venue gelarannya.

Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Loteng, Roy Rahmanto, kepada Suara NTB, Rabu, 28 September 2022 mengatakan, peluang Loteng menggelar event dunia tersebut cukup terbuka. Terlebih, pada akhir pekan kemarin, technical delegate PGAWC, Aldy Patanroi sudah melakukan survey langsung ke kawasan Sky Lancing Loteng. “Hasilnya pun sangat positif,” terangnya.

Di mana pada dasarnya kawasan lokasi Sky Lancing sangat layak untuk ditunjuk sebagai tuan rumah PGAWC. Namun ada beberapa masukan yang harus segera ditindaklanjuti. Terutama kesiapan sarana dan prasarana penunjang gelaran. Tinggal sekarang bagaimana kemudian kesiapan dari Loteng selaku tuan rumah gelaran, termasuk dari FASI Loteng maupun FASI NTB selaku penyelenggara lokal di daerah nantinya.

Terkait hal itu, pihaknya bersama pengelola kawasan Sky Lancing pun sudah mulai melakukan persiapan. Diawali dengan melakukan bidding (pengajuan penawaran) kepada pihak PGAWC selaku penyelenggara oleh tim bersama. Untuk bisa mewujudkan target membawa event dunia tersebut ke daerah ini. “Saat ini oleh tim tengah dilakukan persiapan untuk mengajukan bidding ke penyelenggara,” ujarnya.

Jika semua proses dan tahapan berjalan sesuai rencana, maka pada Juni 2023 mendatang event PGAWC bisa digelar di daerah ini. “Tahun 2016, Loteng pernah menjadi tuan rumah PGAWC bertempat di kawasan Pantai Areguling. Dengan sebanyak 150 orang dari 20 negara,” jelasnya.

Pada tahun 2021 lalu, PGAWC semula akan digelar di Kabupaten Sumenep Jawa Barat (Jabar). Namun karena alasan pandemi Covid-19 kejuaraan dunia tersebut terpaksa ditunda. Dan, tahun depan menjadi kesempatan Loteng kembali menggelar event yang dihadiri peserta dari puluhan negara tersebut.

‘’Tahun ini PGAWC digelar di lima negara. Seri pertama digelar di Inggris, seri kedua di Jerman, seri ketiga dan keempat di Kazakhstan dan Slovenia. Terakhir, seri kelima bakal digelar di Turki pada 19 Oktober mendatang,’’ terang Roy.

Juga sebagai bagian dari persiapan gelaran kejuaraan dunia tersebut, FASI Loteng berencana akan menggelar kejuaraan eksebisi paralayang di kawasan Sky Lancing. Untuk Porprov  NTB cabang olahraga paralayang yang direncanakan digelar pada 21-23 Oktober mendatang. Sekaligus untuk menguji kesiapan kawasan Sky Lancing sebagai lokasi kejuaraan, sebagaimana yang diminta oleh pihak PGAWC sendiri.

‘’Untuk gelaran eksebisi Porprov cabor paralayang tersebut, kita sudah berkoordinasi dengan FASI NTB serta KONI NTB,’’ pungkasnya. (kir)





Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

0
Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan politik Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang keluar dari Partai Nasdem. PKS...

Latest Posts

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan...

Presiden Jokowi Sebut Mandalika Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Luar Jawa

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam...

Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global, NTB Perkuat Bela Beli Produk Lokal

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan,...