Diapresiasi Bupati, Baznas Lobar Pelopori Penyaluran Zakat Pada Penderita HIV Aids

Giri Menang (Suara NTB) – Baznas Kabupaten Lombok Barat menjadi pelopor atau piooner dalam menyalurkan bantuan zakat, infaq dan shodaqoh kepada para penerima dari kalangan penderita HIV Aids atau Orang Dengan HIV Aids (ODHA). Sebanyak 91 orang ODHA diberikan bantuan oleh Baznas Lobar kerjasama dengan Komisi Penanggulangan Aids (KPA).

Penyaluran bantuan terhadap ODHA ini dilakukan Rabu, 28 September 2022 dihadiri langsung oleh Bupati selaku ketua KPA Lobar, ketua Banzas Lobar TGH. Muhammad Taisir Al Azhar, Lc. MA bersama komisioner, Kadis Perindag H Muhur Zokhri dan sekretaris KPA Lobar H Djuanaidi. Sebanyak 91 orang diberikan paket bantuan sembako dan uang. Bupati Lobar mengapresiasi Baznas dan KPA karena telah mempelopori pemberian bantuan zakat kepada penderita HIV Aids. “Karena itu saya berharap ini tidak hanya sekali, tapi dilakukan dua bahkan kalau bisa sering kali,”harap Fauzan.

Menurut dia, bantuan yang diberikan Baznas sangat membantu tidak saja warga namun juga Pemda. Karena menyentuh warga yang tak mampu disentuh program Pemda. Iapun mendorong agar semua OPD terkait mengintervensi program kepada para penderita HIV Aids ini. Tak lupa Fauzan memberikan motivasi kepada penderita HIV Aids, agar tetap optimis dan menanamkan berfikir positif. Ketua Baznas Lobar TGH M Taisir ditemui selepas pembagian zakat di aula Radio SGM, lingkungan Pemkab Lobar menyampaikan penyaluran bantuan bagi ODHA bagi penderita HIV Aids ini pertama kali diadakan oleh Baznas Lobar pada eranya.

“Ini pertama kali diadakan Baznas Lobar, tapi saya rasa mungkin pertama di NTB bahkan di Indonesia ya, saya kurang tahu,”kata pimpinan Ponpes Asshohwah Al – Islamiyah. Ia sendiri tidak tahu apakah di daerah lain pernah memberikan bantuan oleh Baznas untuk para penderita HIV Aids. Ia berharap Baznas Lobar sebagai pelopor, pioneer yang pertama.”Sekali lagi kami ingin menjadi pionir dan pelopor melakukan kegiatan ini,”imbuhnya. Kegiatan ini bentuk kepedulian Baznas Lobar pada penderita HIV Aids. Karena mereka terbatas ruang gerak dan ruang kerjanya sehingga pemasukan sedikit terbatas.

Sehingga setelah dipelajari dan dikaji oleh tim Banzas, mereka pun masuk kategori mustahiq atau orang-orang yang berhak menerima zakat bantuan sedekah dan Infak. Maka pihaknya pun tidak ragu memberikan bantuan kepada mereka. “Karena di Baznas itu, salah satu streesing-nya adalah sisi kemanusiaan. Baznas dari sisi kemanusiaan, sehingga kita peduli dan bantu,”ujar dia. Kehadiran Bupati sebagai Ketua KPA Lobar dalam rangka memberikan motivasi. Dan itu juga menunjukkan Bupati adalah sosok yang peduli dalam membantu masyarakat Lobar. Bukan semata-mata dari Baznas, namun juga karena political will and political action dari Bupati.

Ia menyebut dalam penyaluran bantuan ini, menyasar 91 orang. Dari jumlah itu, setelah diteliti lagi ada 60 orang. Karena dana BAZNAS sesuai ketentuan tidak boleh disaluran untuk non muslim, maka disalurkan Kepada 60 orang sedangkan sisanya atas kebijaksanaan Bupati melibatkan Darma Praja umat Hindu untuk memberikan bantuan. “Sehingga alhamdulillah semua diberikan bantuan,dari muslim diberikan dari Baznas dan non muslim dari Darma Praja”, ujarnya. Bantuan yang diberikan senilai Rp300 ribu, terdiri dari sembako senilai Rp250 ribu dan uang tunai Rp50 ribu untuk transportasi. (Her)




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Latest Posts

Inilah Model Baju Koko Terbaru Tahun 2022

Model baju koko terbaru selalu muncul hampir di setiap...

Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Harus Terintegrasi dalam Dokumen Perencanaan

Mataram (Suara NTB)-Kementerian BPN/Bappenas terus mendorong pemerintah daerah di...

Jadi Tuan Rumah Berbagai Event Internasional, Bukti Keberhasilan Pembangunan Infrastruktur di NTB

Mataram (suarantb.com)—Terselenggaranya berbagai event internasional di NTB menjadi salah...

Gali Pesan yang Tersirat dan Tersurat Lewat Pameran Wastra

Mataram (Suara NTB) – Pameran wastra NTB resmi dibuka...