Bangun Taman Kota dan TPST, DLH Siapkan Anggaran Rp3,250 Miliar untuk Pembebasan Lahan

Mataram (Suara NTB) – DLH Kota Mataram menyiapkan anggaran sekira Rp3,250 miliar untuk melakukan pembebasan lahan. ‘’Ada dua lokasi pembebasan lahan yang akan kita lakukan. Pertama, lahan di perbatasan Lombok Barat dan Kota Mataram sisi timur. Lahannya kira-kira 5 are. Itu nanti akan dibangun taman kota dan rest area,’’ ungkap Kepala DLH Kota Mataram, H. Kemal Islam, dalam rapat kerja dengan Komisi III DPRD Kota Mataram baru-baru ini.

Di rest area tersebut, lanjut Kemal akan dibangun semacam penanda bahwa itu masyarakat yang dating dari arah timur, sudah masuk kawasan Kota Mataram. ‘’Kami membangun kawasan timur. Tadi sudah dijelaskan oleh Pak Kadis PUPR, Pak Kadis PUPR membangun infrastruktur trotoar, jalan dan sebagainya, kami membangunan taman-taman kotanya. Ini kita sudah memulai,’’ jelas Kemal.

Titik pembebasan lahan yang kedua, sambungnya, adalah pembebasan lahan untuk pembangunan TPTS (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) modern Sandubaya. Nilainya Rp2,5 miliar. ‘’Ini memang menjadi keharusan karena TPS Sandubaya sudah cukup lama dikomplain oleh para pengusaha dan warga yang ada di sekitar TPS tersebut. Karena memang sudah tidak layak lagi dan kita harus segera ke luar dari kompleks itu,’’ katanya.

DLH, mencari lokasi yang aman ke depannya. ‘’Alhamdulillah kita sudah dapatkan. Tinggal bagaimana proses pembebasannya yang akan kita lakukan. Lokasinya ada di lingkar terminal, di sebelahnya Rusunawa Mandalika. Persis di pinggir jalan besar,’’ sebut Kemal.

Pihaknya, aku Kemal sudah berkomunikasi dengan Kementerian PUPR. Dia berharap, dalam Bulan Oktober nanti, DLH sudah bisa mengajukan proposal ke Kementerian PUPR. ‘’Sudah ada lampu hijau. Sekarang tinggal bagaimana Pemkot Mataram menyiapkan lahan untuk pembangunan TPST modern. Lahan yang dibebaskan ini, seluas 50 are. ‘’Dan itu memang dibutuhkan untuk pembangunan TPST,’’ ujarnya.

Dalam perubahan APBD Kota Mataram tahun anggaran 2022, DLH sudah  menyiapkan anggaran sekitar Rp2,2 miliar. Saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan-persiapan, karena proposal, DED dan grand desain ditunggu oleh Kementerian PUPR. (fit)




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Latest Posts

Inilah Model Baju Koko Terbaru Tahun 2022

Model baju koko terbaru selalu muncul hampir di setiap...

Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Harus Terintegrasi dalam Dokumen Perencanaan

Mataram (Suara NTB)-Kementerian BPN/Bappenas terus mendorong pemerintah daerah di...

Jadi Tuan Rumah Berbagai Event Internasional, Bukti Keberhasilan Pembangunan Infrastruktur di NTB

Mataram (suarantb.com)—Terselenggaranya berbagai event internasional di NTB menjadi salah...

Gali Pesan yang Tersirat dan Tersurat Lewat Pameran Wastra

Mataram (Suara NTB) – Pameran wastra NTB resmi dibuka...