IKM ”Pawon Pengsong” Hasilkan Produk Olahan Sehat dan Ramah Lingkungan

Mataram (Suara NTB) – Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti, SE, ME memberikan perhatian kepada pelaku IKM yang mampu menghasilkan produk olahan yang sehat, dan ramah lingkungan. Salah satunya,IKM Pawon Pengsong di Griya Perampuan Asri, Blok L No.5, Perampuan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.

Pawon Pengsong adalah salah satu IKM di Pulau Lombok NTB yang bergerak di bidang olahan alami/herbal. IKM ini  terkenal dengan olahan sehat dan ramah lingkungan. Produk yang dihasilkan diantaranya, aneka olahan kopi, Seperti Kopi Lanang, kopi jahe, kopi rempah, kopi original,  minuman kesehatan serbat jahe, biskuit kelor, biskuit rumput laut dengan aneka varian dan roscang tea.

Pawon Pengsong berdiri sejak tahun 2019 yang ber Lokasi di Desa Perampuan Lombok Barat NTB. Nama Pawon Pengsong berasal dari nama Pawon artinya dapur dan Pengsong adalah nama sebuah perbukitan di Desa Kuranji yang berdekatan dengan rumah produksi.

Nur Aida, Owner Pawon Pengsong menjelaskan produknya yang menarik, sehat dan ramah lingkungan karena produk-produk yang dihasilkan menggunakan bahan-bahan alami/herbal sehingga baik, aman untuk kesehatan.  Bahan-bahan yang digunakanpun sangat mudah ditemukan karena sudah memiliki rantai pasok untuk bahannya dari petani yang berada di KLU dan juga nelayan yang ada di kertasari, Sumbawa Barat.

“Di NTB ini termasuk kaya akan keragaman tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, Saya juga ingin melakukan health promotion kepada masyarakat bahwa bahan alami yang terkesan tradisional juga bisa dinikmati dengan cara kekinian,” ungkap Nur Aida.

Selain itu limbah dari hasil pengolahan tersebut mampu diubah menjadi kresek yang ramah lingkungan dikarenakan sifatnya yang mudah terurai sehingga seluruh bahan dasar pengolahan tersebut dapat dimanfaatkan tanpa ada sisa limbah yang terbuang.

Namun Kresek hasil olahan limbah rumput laut tersebut hanya dipesan oleh Kementrian kelautan serta pernah mendapatkan kunjungan dari dinas kelautan yang melihat proses pengolahan limbah hasil rumput laut, selain itu dalam kunjungan yang dilakukan oleh Dinas Kelautan, Nur Aida diberikan tantangan untuk membuat inovasi lain yang mampu untuk dikembangkan sehingga mampu memperoleh tambahan lebih dalam usahanya.

Nur Aida juga menyampaikan bahwa permintaan yang sangat tinggi mengharuskannya memenuhi permintaan tersebut. Misalnya, biskuit rumput laut yang permintaan paling sedikit 100 kotak/perhari, dimana kandungan nutrisi dan komposisi bahan sudah melalui uji laboratorium secara mandiri oleh Sucofindo. Produk favorit seperti serbat jahe juga setiap hari selalu ada permintaan baik dari masyarakat lokal maupun mancanegara.

Salah satu kendala yang mengakibatkan kapasitas produksi terutama biskuit sangat kurang diakibatkan karena kekurangan peralatan seperti oven, mesin pengaduk dan peralatan lainnya. Permintaan yang sangat banyak tersebut mengakibatkan permintaan tidak mampu untuk dipenuhi, oleh karnanya bagi konsumen yang ingin membeli harus mengorder jauh hari agar produk yang dipesan bisa disediakan.

Contohnya dalam pembuatan biscuit. Dalam pembuatan biskuit diperlukan oven atau pemanggang tambahan agar mampu untuk menghasilkan kapasitas produksi yang semakin banyak. Dengan kendala ini, diharapkan perlunya ada dukungan dari pemerintah berupa peralatan – peralatan produksi sehingga ke depan dapat berkembang dan mampu bersaing.

Dinas Perindustrian selaku OPD pembinaan akan terus mendukung dan mengupayakan alat yang dibutuhkan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan harapan kedepannya IKM Pawon Pengsong ini menjadi usaha skala besar dan mampu bersaing di pasar regional.

“Tugas kami adalah mengetahui kebutuhan industri kecil menengah seperti apa sehingga dapat menyiapkan kapasitas IKM untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Ini yang disebut link and match, yaitu mempertemukan kemampuan pasok IKM dengan spesifikasi mitra usaha, serta bagaimana menjamin keberlangsungan usaha itu terus berjalan,” ujar Nuryanti. (bul)





Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

0
Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan politik Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang keluar dari Partai Nasdem. PKS...

Latest Posts

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan...

Presiden Jokowi Sebut Mandalika Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Luar Jawa

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam...

Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global, NTB Perkuat Bela Beli Produk Lokal

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan,...