Musim Liburan Berakhir, Penumpang Pesawat di BIZAM Menurun

Praya (Suara NTB) – Jumlah penumpang pesawat udara di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) selama bulan September ini mulai mengalami penurunan. Setelah sempat konsisten di angka rata-rata 5.600 sampai 6.000 orang penumpang per hari selama bulan Juli hingga Agustus lalu. Berakhirnya masa liburan sinyalir menjadi salah satu penyebab menurunya jumlah pengguna jasa transportasi udara tersebut.

“Selama bulan September ini rata-rata penumpang penguna jasa tranportasi di BIZAM pada kisaran 5.300 orang per hari. Jika dibandingkan dengan bulan Juli dan Agustus kemarin, ada penurunan sekitar 5,3 persen,” sebut Stakeholder Relations Manager PT. Angkasa Pura (AP) I Lombok International Airport (LIA), Arif Hariyanto, Jumat, 23 September 2022.

Dikatakannya, secara tren biasanya memang pada bulan September penumpang pesawat udara agak menurun, karena bulan September bukan termasuk musim liburan. Di mana orang sudah mulai kembali beraktivitas. Jika ada orang bepergian menggunakan transportasi udara, lebih banyak karena urusan pekerjaan.

Berbeda dengan Juli-Agustus yang terhitung musim liburan. Orang akan banyak berpergian mengunjungi destinasi wisata, sehingga biasanya pada bulan tersebut angka kunjungan wisatawan meningkat. Yang secara tidak langsung juga berdampak pada peningkatan jumlah pengguna jasa transportasi udara.

“Tren memang seperti itu. Biasanya bulan September penumpang agak menurun karena bukan musim liburan atau peak-season. Berbeda dengan Juli-Agustus,” tandas Arif.

Selain itu, masih tingginya harga tiket pesawat udara juga jadi salah satu penyebab menurunnya jumlah pengguna jasa tranportasi. Akibatnya, orang akan berpikir dua kali kalau mau menggunakan pesawat udara untuk berpergian. Kecuali untuk urusan-urusan yang mendesak penting, biasanya orang tidak begitu mempedulikan harga tiket yang mahal.

Dalam hal ini, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa. Karena memang kebijakan soal harga tiket pesawat itu itu murni kebijakan pihak maskapai. Kalau pihaknya hanya bertugas memastikan semua pengguna saja bandara bisa mendapat pelayanan yang tersebut. “Selain itu ada juga soal syarat perjalanan udara yang mengharuskan bagi calon penumpang untuk melakukan vaksinasi dosis ketiga atau booster jika mau berpergian dengan pesawat udara,” imbuhnya.

Tapi kalau khusus persoalan vaksinasi dosis ketiga bagi calon penumpang udara sebenarnya tidak jadi soal. Pasalnya, pihaknya sendiri sudah menyiapkan layanan vaksinasi dosis ketiga atau booster di area bandara. Jadi bagi calon penumpang pesawat udara bisa langsung mendapat layanan vaksinasi di bandara dan, layanan tersebut gratis. (kir)




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Latest Posts

Inilah Model Baju Koko Terbaru Tahun 2022

Model baju koko terbaru selalu muncul hampir di setiap...

Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Harus Terintegrasi dalam Dokumen Perencanaan

Mataram (Suara NTB)-Kementerian BPN/Bappenas terus mendorong pemerintah daerah di...

Jadi Tuan Rumah Berbagai Event Internasional, Bukti Keberhasilan Pembangunan Infrastruktur di NTB

Mataram (suarantb.com)—Terselenggaranya berbagai event internasional di NTB menjadi salah...

Gali Pesan yang Tersirat dan Tersurat Lewat Pameran Wastra

Mataram (Suara NTB) – Pameran wastra NTB resmi dibuka...