Perkuat Pengimbasan Guru Master, Kantor Bahasa NTB Lakukan Pemantauan dan Evaluasi di Kota Bima

Kota Bima (Suara NTB) – Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB, Puji Retno Hardiningtyas bersama tim menghadiri kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu (Bahasa Mbojo) Jenjang SD dan SMP se-Kota Bima yang dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima di Gedung Kesenian Kota Bima, Rabu, 21 September 2022. Pendampingan kegiatan yang dilakukan Kantor Bahasa Provinsi NTB dalam rangka pelaksanaan Pemantauan Revitalisasi Bahasa Daerah di Kota Bima.

Kegiatan ini merupakan inisiasi hasil pengimbasan dari para guru dan narasumber Pelatihan Guru Master yang telah dilaksanakan Kantor Bahasa Provinsi NTB pada tanggal 25–29 Juli 2022 lalu.

Pada kegiatan ini hadir Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima, Taufik Rahman; Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima, Munawar; Ketua PGRI Kota Bima; Koordinator Pengawas SD dan SMP se-Kota Bima; Kepala SD dan SMP se-Kota Bima; para guru pembina lomba atau guru pembina muatan lokal se-Kota Bima, dan para siswa yang akan mengikuti kegiatan lomba.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Dikbud Kota Bima, Munawar, menyampaikan berbagai alasan yang mendorong pelaksanaan kegiatan ini dilangsungkan.

“Alasan paling mendasar adanya pelaksanaan kegiatan ini, yaitu untuk menguatkan penggunaan bahasa Mbojo. Kami berharap mampu menginternalisasikan nilai-nilai yang ada di dalam bahasa Mbojo. Berdasarkan data, hanya 20% saja siswa kami yang saat ini bisa berbahasa Mbojo dengan baik. Hal itulah juga yang membangkitkan semangat kami untuk melaksanakan Festival Tunas Bahasa Ibu ini. Sebagai laporan, peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 160 peserta,” jelas Munawar.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB, Puji Retno Hardiningtyas mengapresiasi dan mendukung penuh pelaksanaan kegiatan hasil pengimbasan Pelatihan Guru Master ini. Ia menyampaikan bahwa Kantor Bahasa Provinsi NTB berterima kasih dan bangga terhadap masyarakat Kota Bima yang ikut serta melestarikan bahasa dan saatra daerah bahasa Mbojo.

“Kegiatan ini telah diluncurkan secara resmi oleh Mendikbudristek, Bapak Nadiem Anwar Makariem pada tanggal 22 Februari 2022 lalu pada episode Merdeka Belajar ke-17 dengan tema pelindungan dan revitalisasi bahasa daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tugas pelestarian bahasa daerah tidak hanya dilaksanakan oleh Kantor Bahasa Provinsi NTB, tetapi juga menjadi program pelindungan yang dilakukan oleh pemerintah daerah, masyarakat, komunitas penutur, lembaga adat, dan sekolah. Tahun 2022 ini kegiatan Revitalisasi Bahasa Daerah dilaksanakan di 12 provinsi, salah satunya di wilayah Provinsi NTB. Ada 38 bahasa daerah yang harus dilestarikan untuk meningkatkan daya hidup bahasa daerah yang terancam punah atau kritis.

“Kami tentu memiliki tujuan berdasarkan kajian revitalisasi dan konservasi bahasa dan sastra daerah. Bahasa besar di NTB dalam kondisi rentan adanya pergeseran kepandaian bahasa karena kecenderungan penggunaan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Solusinya yaitu, Pelatihan Guru Master Revitalisasi Bahasa Daerah. Ini merupakan bentuk dan upaya pelestarian dan pelindungan bahasa daerah.  Sebagai lembaga pemerintah tentu sudah seharusnya kita melakukan penguatan muatan lokal di sekolah-sekolah. Seperti kata Pak Munawar, bahasa Mbojo juga rentan. Hal inilah yang perlu kita perkuat,” tambah Puji Retno.

Senada dengan pernyataan Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB, Sekretaris Dinas Dikbud Kota Bima, Taufik Rahman juga mendukung Festival Tunas Bahasa Ibu dalam rangka pelestarian bahasa dan sastra daerah.

“Apa yang kita lakukan saat ini sudah luar biasa. Wadah ekspresi untuk peserta didik dan guru sudah kami siapkan. Kami berharap para peserta didik betul-betul bangga berbahasa daerah. Salah satunya adalah melalui Festival Tunas Bahasa Ibu yang diselenggarakan oleh Kantor Bahasa Provinsi NTB. Semoga ini mejadi ajang pelestarian nilai bahasa dan budaya di Kota Bima,” pungkas Taufik.

Pembukaan kegiatan ditutup dengan penampilan permainan kreasi dari SDN 1 Melayu Kota Bima. Kegiatan berikutnya dilanjutkan dengan penampilan para peserta kegiatan menulis aksara Mbojo, Patu Cambe, Mpama Mbojo,  membaca puisi jenjang lomba SD dan Lomba Pidato Nggahi Mbojo,  Stand Up Comedy Bahasa Mbojo, menulis cerita Mbojo, dan menulis aksara Mbojo jenjang lomba SMP.

Selanjutnya, Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB bersama tim melakukan pemantauan pelaksanaan Revitalisasi Bahasa Daerah di SDN 1 Melayu Kota Bima. Pada kegiatan ini dilakukan pengimbasan dan pengajaran aksara Mbojo bagi siswa SDN 1 Melayu Kota Bima oleh para guru master yang telah mendapatkan Pelatihan Guru Master. (ron)

perbakin



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

0
Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung arahan Presiden terkait peralihan LPG 3 kg ke kompor listrik yang...

Latest Posts

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha...

Karya Terbaik AHM Best Student 2022, Daur Ulang Limbah hingga Hasilkan Energi Terbarukan

Mataram (Suara NTB)-PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan penghargaan...

Dinilai Masih Undervalue, BRI Lakukan Buyback Saham

Jakarta (suarantb.com)— PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau...

Kendalikan Harga, Bulog Targetkan 32 Juta Kg Beras untuk Operasi Pasar

GUNA menjalankan fungsi menjaga stabilitas harga pangan khususnya beras,...

Gubernur NTB Tutup Festival Balap Sampan Tradisional

Festival Balap Sampan Tradisonal se-Pulau Lombok di Desa Pare...