Di Tahun Kelima, Wagub: Zul – Rohmi Fokus Pencapaian Target Program

Mataram (Suara NTB) – Di bulan September 2022, pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr. H Zulkieflimansyah – Dr. Hj Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) sudah empat tahun memimpin NTB. Selanjutnya, di tahun ke lima ini mereka akan berupaya menuntaskan program kerjanya seperti yang tertuang dalam visi-misi NTB Gemilang.

Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr. Hj, Sitti Rohmi Djalilah mengatakan, di tahun ke lima ini Zul-Rohmi akan terus berupaya menuntaskan program kerja sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Karena itulah ia mengharapkan agar kondisi ekonomi nasional dan daerah terus membaik pasca pandemi Covid-19. Jangan sampai ekonomi terkena resesi lagi, sehingga pencapaian target bisa terwujud tanpa hambatan.

‘’Mencapai target-target, membenahi apa yang harus dibenahi untuk berlari kencang satu tahun ini. Semoga tahun 2023 tidak resesi,’’ ujar Hj. Sitti Rohmi Djalilah kepada Suara NTB, Kamis, 22 September 2022.

Wagub mengakui, selama empat tahun pemerintahannya, ada banyak persoalan yang dihadapi. Mulai dari penananganan ekonomi dan sosial pasca gempa bumi dan penanganan pandemi Covid-19 yang penuh tantangan. Namun NTB saat ini sudah mulai bangkit pasca pandemi dan hal itu terlihat dari angka-angka atau persentase yang dirilis pemerintah.

“Alhamdulillah meski empat tahun ini penuh onak dan duri, mulai dari gempa, karena saya datang bersama Pak Gubernur dalam kondisi luluh lantah. Kemudian setelah satu tahun rehab rekon datang pandemi. Tapi Alhamdulillah berkat kerja sama seluruh pihak, kita bisa survive dan berdiri tegak,” kata Wagub.

Di awal pemerintahannya, angka kemiskinan di NTB ada sedikit kenaikan setelah gempa dan pandemi. Namun kembali mengalami penurunan. Begitu juga pertumbuhan ekonomi yang cukup fluktuatif namun kini trennya terus membaik, bahkan menjadi salah satu yang tertinggi secara nasional . Misalnya ekonomi NTB 2021 terhadap tahun 2020 mengalami pertumbuhan sebesar 2,30 persen. Sementara ekonomi Provinsi NTB pada triwulan II tahun 2022 tumbuh sebesar 5,99 persen.

‘’Begitu pula angka pengangguran sempat turun naik dan pada akhirnya Alhamdulillah mengalami penurunan,’’ tambahnya.

Di balik semua persoalan yang ada lanjut Wagub, NTB tetap harus bersyukur karena masih bisa menjalankan program unggulan dengan baik. ‘’Namun memang ada yang lebih cepat jalannya, ada yang lebih lambat jalannya. Ini PR bagi kita meskipun banyak tantangannya,’’ ujarnya.

Berdasarkan laporan Bank Indonesia, stabilitas keuangan daerah Provinsi NTB pada triwulan II 2022 terpantau mengalami perbaikan, dengan risiko tetap terjaga sejalan dengan perbaikan ekonomi yang terus berlanjut.

Penghimpunan DPK triwulan II 2022 tercatat tumbuh signifikan 13,71% (yoy) pada triwulan II 2022, setelah pada triwulan sebelumnya tumbuh sebesar 9,53% (yoy). Kenaikan DPK turut mempengaruhi kinerja pertumbuhan kredit pada triwulan II 2022 yang tercatat sebesar Rp74,23 Triliun atau tumbuh 6,05% (yoy), meningkat dibandingkan capaian pertumbuhan kredit triwulan sebelumnya yang sebesar 3,90% (yoy).(ris)

perbakin



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

0
Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung arahan Presiden terkait peralihan LPG 3 kg ke kompor listrik yang...

Latest Posts

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha...

Karya Terbaik AHM Best Student 2022, Daur Ulang Limbah hingga Hasilkan Energi Terbarukan

Mataram (Suara NTB)-PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan penghargaan...

Dinilai Masih Undervalue, BRI Lakukan Buyback Saham

Jakarta (suarantb.com)— PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau...

Kendalikan Harga, Bulog Targetkan 32 Juta Kg Beras untuk Operasi Pasar

GUNA menjalankan fungsi menjaga stabilitas harga pangan khususnya beras,...

Gubernur NTB Tutup Festival Balap Sampan Tradisional

Festival Balap Sampan Tradisonal se-Pulau Lombok di Desa Pare...