Angkat Semua Honorer Jadi PPPK, Bupati Lotim Akui Tidak Mungkin

Selong (Suara NTB) – Bupati Lombok Timur (Lotim), H. M. Sukiman Azmy mengungkapkan berdasarkan hasil pertemuannya pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), pembahasan tenaga honorer menjadi fokus pusat dan daerah.

Menurutnya, dari pertemuan itu, ada tiga solusi penanganan honorer. Pertama mengangkat semua honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). ‘’Solusi pertama ini tidak mungkin bisa dilakukan di Lotim,’’ ungkapnya saat diwawancarai media usai Sidang Paripurna di Gedung DPRD Lotim, Kamis, 22 September 2022.

Dalam hal ini, ujarnya, Pemkab Lotim akan mengambil solusi kedua, yakni melakukan pengangkatan PPPK secara selektif. Diketahui jumlah honorer di Kabupaten Lotim mencapai belasan ribu. Sementara solusi ketiga adalah tidak melakukan pengangkatan sama sekali. “Kita memilih opsi kedua, diangkat tapi selektif,”  ujarnya.

Berapa  jumlah yang bakal diangkat pastinya akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. Tenaga honorer yang berhak mengikuti seleksi PPPK yakni minimal sudah mengabdi selama 1 tahun dan mengantongi SK Bupati.

Bupati mengaku, banyak muncul honorer baru di lingkup Pemda Lotim. Namun, pengangkatan tenaga honorer itu banyak di luar sepengatahuan dirinya sebagai kepala daerah.

‘’Kepala sekolah ikut mengangkat, Kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas juga ikut ikutan melakukan perekrutan. Belum lagi yang ada di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD),’’ ujarnya.

Untuk itu, tenaga honorer ini terus akan ditertibkan.  Untuk pengangkatan PPPK, nantinya bakal diseleksi di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Kebijakan pemerintah pusat terkait honorer ini sudah pasti dimaksudkan untuk menata tenaga honorer. Pastinya, kegiatan pengangkatan menjadi PPPK ini  menjadi bagian dari proses evaluasi besar-besaran. (rus)





Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

0
Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan politik Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang keluar dari Partai Nasdem. PKS...

Latest Posts

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan...

Presiden Jokowi Sebut Mandalika Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Luar Jawa

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam...

Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global, NTB Perkuat Bela Beli Produk Lokal

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan,...