Gubernur NTB Perintahkan PT. GNE Akhiri Persoalan Air Bersih di Gili Trawangan dan Meno

Mataram (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah memerintahkan kepada PT. Gerbang NTB Emas (GNE) untuk melanjutkan kembali pelayanan air bersih di Gili Trawangan dan Gili Meno, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.

Perintah Gubernur ini didasari juga permintaan dari Bupati Lombok Utara, agar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) NTB ini mengalirkan kembali air bersih kepada pelanggan di sana. Agar tidak mengakibatkan inkondusifitas. Mengingat, dua gili ini juga merupakan destinasi wisata internasional.

Seperti diketahui, sebelumnya Bupati Lombok Utara,H. Djohan Sjamsu, SH meminta PT. GNE yang bekerja sama dengan PT. BAL (Berkat Air Laut) menghentikan pelayanan kepada masyarakat. Karena dianggap menyalahi ketentuan. Dan meminta PDAM Kabupaten Lombok Utara yang melayani penuh Gili Tramena (Trawangan, Meno dan Air).

Permintaan Pemkab Lombok Utara kemudian ditindaklanjuti dengan terbitnya Keputusan Kepala DPM-PTSP Provinsi NTB No 503/127/03/DPMPTSP/2022 tentang penghentian kegiatan penggalian air tanah PT. GNE NTB  untuk menghentikan kegiatan pengambilan air tanah dengan lokasi di Dusun Gili Trawangan dan Dusun Gili Meno Desa Gili Indah.

  1. GNE kemudian melakukan pemutusan layanan pada jam 12.00 WITA tanggal 19 September 2022. Buntut dari pemutusan layanan air bersih ini justru mengakibatkan kisruh di masyarakat. Mengingat, PDAM Lombok Utara belum mampu melayani secara maksimal di dua gili tersebut.

Wisatawan yang mendapati tidak tersedianya air bersih di gili, melakukan cancel otomatis, dan memilih pindah destinasi wisata. Masyarakat di dua gili ini juga mengultimatum Pemda Lombok Utara, dalam 24 jam mereka harus mendapatkan fasilitas air bersih pasca putusnya layanan PT. GNE. Kelompok masyarakat di dua gili ini melayangkan protes, dan meminta secepatnya air bersih kembali mengalir.

“Wabup Lombok Utara akhirnya menelpon Pak Gubernur untuk melanjutkan kembali layanan air bersih oleh PT. GNE. Pak Gubernur meneruskan kepada Biro Hukum, dan DPM-PTSP NTB, lalu diteruskan kepada kami (PT. GNE). Akhirnya, kita layani kembali, sekitar pukul 20.30 WITA,’’ ujar Direktur PT.GNE, Samsul Hadi.

Samsul Hadi menambahkan, Gubernur meminta agar kebutuhan yang menyangkut hajat hidup orang banyak ini tidak terganggu. Selain itu, Gili Trawangan juga termasuk kawasan strategis pariwisata nasional. Sehingga kondusivitasnya harus tetap dijaga.

Kendati demikian, dilanjutkannya kembali layanan air bersih ini tidak serta merta mengabaikan legalitas hukumnya. Ada kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh Wakil Bupati Lombok Utara, Ketua DPRD Lombok Utara, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda KLU, Kepala Dinas Pariwisata KLU, Kepala Dinas Kominfo KLU, Direktur Utama PT. GNE, Direktur PDAM KLU, Kabag Pembangunan Sekda KLU,  dan Camat Pemenang pada rapat tanggal 20 September 2022 di ruang kerja Kepala Dinas Pariwisata KLU.

“Karena kami juga beroperasi kembali tanpa melanggar aturan. Kesepakatan bersama ini adalah dasar hukumnya kami layani kembali,” ujarnya.

Terhadap kebutuhan air bersih di dua gili ini, Samsul Hadi menambahkan, pihaknya mengharapkan ada kerja sama dengan PDAM Lombok Utara.

“Karena sekarang PDAM Lombok Utara sudah kerja sama dengan PT. TCN untuk melayani kebutuhan air bersih di sana. Ndak masalah, jalan saja, justru PDAM Lombok Utara bisa dapat dari PT. TCN, bisa juga dapat dari PT. GNE/PT. BAL,” demikian Hadi.

Sementara itu, Plt. Kepala Biro Hukum Pemprov NTB, Lalu Rudi Gunawan menegaskan, kesepakatan bersama yang dilakukan sejumlah pihak untuk menyudahi persoalan air bersih di Gili Trawangan dan Gili Meno ini sebagai langkah yang sangat tepat.

‘’Secara hukum ndak ada masalah. Sudah disepakati bersama. Karena ini menyangkut kepentingan orang banyak. Bayangkan kalau masyarakat tidak bisa minum, tamu-tamu hotel tidak bisa minum, ini kondisi darurat, sampai PDAM Lombok Utara bisa melayani sepenuhnya masyarakat di sana,’’ jelasnya.(bul)




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Latest Posts

Inilah Model Baju Koko Terbaru Tahun 2022

Model baju koko terbaru selalu muncul hampir di setiap...

Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Harus Terintegrasi dalam Dokumen Perencanaan

Mataram (Suara NTB)-Kementerian BPN/Bappenas terus mendorong pemerintah daerah di...

Jadi Tuan Rumah Berbagai Event Internasional, Bukti Keberhasilan Pembangunan Infrastruktur di NTB

Mataram (suarantb.com)—Terselenggaranya berbagai event internasional di NTB menjadi salah...

Gali Pesan yang Tersirat dan Tersurat Lewat Pameran Wastra

Mataram (Suara NTB) – Pameran wastra NTB resmi dibuka...