Belum Selesai Dikerjakan, Bangunan Puskesmas Batujangkih Sudah Rusak

Praya (Suara NTB) – Kondisi bangunan Puskesmas Batujangkih Kecamatan Praya Barat Daya, belum sepenuhnya rampung. Catatan Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Tengah (Loteng) menyebutkan, dari hasil kajian teknis yang dilakukan bersama dengan Universitas Mataram, capaian pembangunan fisik Puskesmas Batujangkih baru sekitar 60 persen. Namun demikian, kondisi bangunan tersebut saat ini sudah mulai rusak.

Pantauan Suara NTB di lokasi pembangunan Puskemas Batujangkih, Selasa, 20 September 2022, menunjukkan, bangunan terlihat tak terurus dan memprihatinkan. Maklum sejak pemerintah daerah memutuskan untuk memutus kontrak pengerjaan proyek senilai Rp 6,5 miliar tersebut, praktis tidak ada aktivitas apapun di lokasi tersebut. Bagian lantai bangunan baru sebagian yang dipasang keramik.

Di beberapa area, keramik lantai terlihat sudah copot. Begitu juga dengan keramik dinding. Jendela dan pintu praktis belum ada satupun yang terpasang. Lebih parah lagi di bagian belakang puskesmas, temboknya sudah mulai retak-retak. Bahkan sudah ada tembok yang terlepas dan tampak miring. Bagian pondasi dan pasangan batu di bagian belakang bangunan juga sudah retak-retak.

Pada bagian teras bangunan, terlibat pecahan kaca berserakan tak kerurus. Beberapa kusen berbahan alumunium juga terlihat dibiarkan begitu saja. “Memang sejak akhir tahun kemarin, sudah tidak ada aktivitas pembangunan di Puskesmas Batujangkih,” ungkap Ramli Ahmad, warga setempat.

Warga sebenarnya sangat berharap pembangunan puskemas tersebut bisa segera dilanjutkan. Supaya bisa sesegera mungkin dimanfaatkan sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat yang memang sangat dibutuhkan. Sehingga masyarakat dalam hal ini bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal.

Ia mengungkapkan, banyak cerita yang mengiring proses pembangunan Puskesmas Batujangkih. Mulai dari pembayaran tukang dan pekerja yang kerap terlambat. Belum lagi pekerja dan tukang yang acap kali diganti-ganti. Sampai ada juga informasi kalau pihak pemborong masih menunggu pembayaran material dari masyarakat.

“Terlepas dari itu semua, kalau kami sebagai masyarakat harapnya hanya satu mudah-mudahan bangunan Puskesmas Batujangkih segera diselesaikan dan bisa segera digunakan,” tambah Gunawan, warga lainnya.

Sebelumnya, Kepala Dikes Loteng, Dr. Suardi, menegaskan kalau pembangunan Puskesmas Batujangkih akan dilanjutkan mulai awal tahun depan. Mundur dari rencana pada akhir tahun ini. Karena setelah dilakukan simulasi, proyek tidak akan selesai sampai akhir tahun ini jika tetap dipaksakan untuk dilanjutkan.

“Sehingga diputuskan, pembangunan akan dilanjutkan tahun depan. Tahun ini hanya fokus menyelesaikan perencanaannya dulu,” terang Suardi, seraya menambahkan, demikian juga dengan pembangunan Puskesmas Batunyala akan dilanjutkan tahun depan.

Disinggung kelayakan dari sisi teknis, Suardi mengatakan dari hasil kajian dengan pihak Universitas Mataram, baik Puskesmas Batunyale dengan Batujangkih layak untuk dilanjutkan pembangunannya. Soal kemudian ada kerusakan, tentu itu akan menjadi bagian yang akan ditangani nantinya. (kir)





Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

0
Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan politik Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang keluar dari Partai Nasdem. PKS...

Latest Posts

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan...

Presiden Jokowi Sebut Mandalika Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Luar Jawa

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam...

Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global, NTB Perkuat Bela Beli Produk Lokal

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan,...