Hari Pertama Lancar, 1.620 Siswa SMP di Mataram Ikuti ANBK

Mataram (Suara NTB) – Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) jenjang SMP sederajat mulai dilaksanakan pada Senin, 19 September 2022. Hari pertama pelaksanaan ANBK SMP di Kota Mataram berjalan relatif lancar. ANBK di Kota Mataram diikuti 1.620 siswa.

Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Mataram Syarafudin pada Senin, 19 September 2022 mengatakan, tidak ada kendala berarti selama pelaksanaan ANBK hari pertama.

“Tadi pagi kami monitoring ke SMP bersama tim monev Direktorat SMP Kemdikbudristek, belum ada kendala di sekolah tersebut. Sekolah sasaran Monev tadi pagi (kemarin) SMPN 2 Mataram, SMPK Aletheia Ampenan dan SMPN 10 Mataram,” ujarnya.

Syarafudin juga menyamapikan, sekolah sudah mempersiapkan ANBK sebelumnya. Sebanyak 46 SMP negeri dan swasta di Kota Mataram mengikuti ANBK, dengan jumlah peserta utama sebanyak 1.620 siswa, dengan cadangan 130 siswa. Ada 26 sekolah mengikuti ANBK pada tanggal 19–20 September, dan 20 sekolah mengikuti ANBK pada tanggal 21–22 Sep 2022.

Terpisah, Kepala SMPN 11 Mataram, H. Azizudin mengatakan, hari pertama ANBK di SMPN 11 Mataram berjalan dengan lancar. Sistem kepengawasan silang penuh dengan sekolah subrayon 6 SMP se-Kota Mataram.

“Jika pun ada kendala, pihak sekolah sudah dapat mengatasi secara teknis oleh proktor dan teknisi ruangan,” ujar Azizudin.

Komponen asesmen nasional terdiri dari Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), survei karakter, dan survei lingkungan belajar. Untuk AKM terdiri dari literasi dan numerasi. Survei karakter terdiri dari enam sub topik yang akan disurvei. Diharapkan dari hasil survei karakter akan keluar sebuah paradigma profil pelajar yang disebut profil pelajar Pancasila. Sementara, survei lingkungan belajar berupa survei kondisi belajar, metode belajar, dan lainnya.

Terkait asesmen nasional, semua sekolah wajib ikut, baik sekolah negeri maupun swasta. Sementara yang akan dipilih acak yaitu siswa sebagai peserta asesmen. Siswa yang ikut berasal dari kelas V, VIII, dan XI. Untuk jenjang SMP dan SMA sederajat, sebanyak 45 orang siswa dipilih mengikuti asesmen nasional. Sedangkan untuk jenjang SD, sebanyak 30 orang mengikuti asesmen nasional.

Hasil asesmen tidak menjadi syarat lulus seperti ujian nasional sebelumnya. Asesmen nasional diperuntukkan untuk pemetaan pendidikan, pemetaan kualitas pembelajaran, dan pemetaan mutu siswa yang tersebar di seluruh Indonesia. Nantinya hasil asesmen nasional akan menjadi salah satu referensi melakukan kebijakan layanan pendidikan di Indonesia pada tahun berikutnya. (ron)





Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

0
Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan politik Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang keluar dari Partai Nasdem. PKS...

Latest Posts

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan...

Presiden Jokowi Sebut Mandalika Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Luar Jawa

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam...

Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global, NTB Perkuat Bela Beli Produk Lokal

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan,...