Potensi PAD dari Bandara Selaparang Mencapai Rp54 Miliar

Mataram (Suara NTB) – Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Mataram telah menggelar diskusi publik terkait hasil kajian peluang pemanfaatan Bandara Selaparang, Rembiga. Tercatat Rp54,3 miliar lebih potensi pendapatan asli daerah (PAD) bisa diserap apabila pemerintah daerah bisa mengoptimalkan lahan milik PT. Angkasa Pura tersebut.

Analisis potensi pendapatan itu bersumber dari pemanfaatan bandara Rp48,8 miliar lebih, parkir Rp2,43 miliar, hotel Rp2,27 miliar lebih, dan ruang pertemuan senilai Rp810 juta.

Kepala Balitbang Kota Mataram, Dr. Mansur menjelaskan, hasil kajian dari lembaga melihat dari best practice di Bandara Kemayoran bahwa negara memberikan penyertaan modal kepada PT. Angkasa Pura selaku pengelola bandara. Setelah Bandara Selaparang di Kelurahan Rembiga tidak dimanfaatkan maka negara berwenang mengurangi penyertaan modal ke PT. Angkasa Pura. “Ketika tidak dipakai lagi sebagai bandara maka negara harus mengurangi penyertaan modalnya,” kata Mansur dikonfirmasi pekan kemarin.

Mansur menyebutkan, negara sebelumnya memberikan penyertaan modal kepada tiga bandara di Indonesia. Di antaranya, Bandara Ahmad Yani, Bandara Selaparang, dan Bandara Kemayoran. Tiga bandara ini tidak berfungsi diakibatkan pindahnya penerbangan ke lokasi lain. Ketika bandara ini tidak lagi aktif, maka peluang pemanfaatannya bisa diambil alih oleh daerah. Peluang lainnya adalah, PT. AP bisa mengelola kembali tetapi tidak difungsikan sebagai kebandaraan melainkan sebagai badan usaha.

Mansur menambahkan, hasil rumusan ini akan ditindaklanjuti dengan membentuk tim. Tim ini akan mengkomunikasikan hasil kajian tersebut kepada PT. AP I. “Kalau dari hasil kajian ada peluang kita bisa ambil alih. Logikanya negara memberikan penyertaan modal. Setelah tidak dimanfaatkan berarti negara harus mengurangi penyertaan modalnya,” jelasnya.

Kajian terhadap peluang pemanfaatan lahan bekas Bandara Selaparang karena Pemkot Mataram melihat sumber PAD. Hasil analisis potensi pendapatan itu bersumber dari pemanfaatan bandara. “Sekitar Rp 54 miliar potensi PAD di sana,” sebutnya. (cem)

perbakin



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

0
Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung arahan Presiden terkait peralihan LPG 3 kg ke kompor listrik yang...

Latest Posts

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha...

Karya Terbaik AHM Best Student 2022, Daur Ulang Limbah hingga Hasilkan Energi Terbarukan

Mataram (Suara NTB)-PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan penghargaan...

Dinilai Masih Undervalue, BRI Lakukan Buyback Saham

Jakarta (suarantb.com)— PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau...

Kendalikan Harga, Bulog Targetkan 32 Juta Kg Beras untuk Operasi Pasar

GUNA menjalankan fungsi menjaga stabilitas harga pangan khususnya beras,...

Gubernur NTB Tutup Festival Balap Sampan Tradisional

Festival Balap Sampan Tradisonal se-Pulau Lombok di Desa Pare...