Oknum Polisi Terlibat Narkoba Terancam Hukuman Mati

Mataram (Suara NTB) – Dua orang anggota Polisi yang berdinas di Polres Dompu, ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB, Senin, 15 September 2022. Kedua pelaku yang diketahui berinisial AM (26) dan MYF (27) tidak berkutik saat dilakukan penangkapan dengan barang bukti sabu seberat 302, 41 gram. “Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman mati,” ungkap Kepala BNN RI Komjen Pol Petrus Reinhard Golose, saat kunjungan kerjanya di NTB, kemarin.

Dirinya menyayangkan hal itu terjadi, apalagi salah seorang dari mereka (AM) bertugas di Satuan Reserse Narkoba Polres setempat. Pada saat dilakukan penangkapan, petugas mengamankan tiga bungkus plastik bening yang di dalamnya berisikan kristal bening yang diduga metamphetamine (sabu). Masing-masing bungkus memiliki berat yang berbeda, bungkus pertama seberat 103, 29 gram, bungkus kedua 107,67 gram dan bungkus ketiga seberat 91, 45 gram.

Semua barang haram itu disita dari tersangka MYF dan setelah didalami barang tersebut dipesan oleh AM. “Barang kita sita dari MYF setelah kita dalami ternyata barang tersebut milik AM dan langsung dilakukan penangkapan,” ungkap Perwira tinggi bintang tiga tersebut. Selain barang bukti tersebut, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor, beberapa buku tabungan (BNI dan BRI) atas nama AM dan satu buah kartu Tap Cash.

Sementara untuk pengembangan lebih lanjut saat ini petugas tengah menelusuri pengirim barang haram tersebut dengan inisial S. S diduga sebagai pemasok barang yang beralamat di Pekanbaru. “Kasusnya masih terus dilakukan pengembangan, kami juga sudah minta anggota di BNN Pekanbaru untuk melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut sekaligus dilakukan penangkapan,” tegasnya.

Keduanya ditetapkan melanggar pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka juga terancam pidana maksimal hukuman mati, minimal lima tahun penjara dan Denda maksimal Rp10 miliar,  minimal Rp1 miliar. Jika diuangkan dengan barang bukti yang disita ditaksir mencapai Rp578 juta dengan rata-rata Rp2 juta per gram.

Apabila diasumsikan, jika satu gram sabu dikonsumsi oleh 12 orang maka ada sekitar 3.468 anak NTB yang berhasil diselamatkan dari penyalahgunaan narkoba. “Kita berharap kepada masyarakat untuk sama-sama memberantas Narkotika dengan informasi yang diberikan akan banyak generasi muda yang bisa kita selamatkan dari jeratan narkoba,” tandasnya. (ils)

perbakin



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

0
Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung arahan Presiden terkait peralihan LPG 3 kg ke kompor listrik yang...

Latest Posts

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha...

Karya Terbaik AHM Best Student 2022, Daur Ulang Limbah hingga Hasilkan Energi Terbarukan

Mataram (Suara NTB)-PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan penghargaan...

Dinilai Masih Undervalue, BRI Lakukan Buyback Saham

Jakarta (suarantb.com)— PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau...

Kendalikan Harga, Bulog Targetkan 32 Juta Kg Beras untuk Operasi Pasar

GUNA menjalankan fungsi menjaga stabilitas harga pangan khususnya beras,...

Gubernur NTB Tutup Festival Balap Sampan Tradisional

Festival Balap Sampan Tradisonal se-Pulau Lombok di Desa Pare...