”Zero Emission” 2050, Pemprov akan Buat Pergub Penggunaan Kendaraan Listrik

Mataram (Suara NTB) – Wakil Gubernur (Wagub) Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., menginginkan di masa mendatang, NTB menjadi yang terdepan dalam penggunaan kendaraan listrik. Dalam hal ini, instansi pemerintah, mulai dari vertikal hingga daerah diharapkan bisa menjadikan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasionalnya.

“Tekad kita (NTB, red) zero emission 2050. Itu memang tidak mudah. Tapi saya yakin, kalau semua stakeholder. Termasuk PLN juga, bagaimana NTB ini bisa renewable energy mulai dari hal-hal kecil, seperti kompor induksi, kendaraan listrik dan segala hal yang mengurangi emisi gas kaca. Mari kita lakukan,” ujarnya saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Perhubungan Nasional tahun 2022 di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) NTB, Jumat, 16 September 2022.

Tidak hanya itu, wagub mengingatkan agar instansi dan juga masyarakat menggiatkan menanam pohon, sehingga bisa menyerap karbondioksida supaya udara menjadi lebih bersih. Termasuk melakukan pemilahan sampah harus terus dilakukan, khususnya sampah organik dan anorganik yang bisa menimbulkan gas metan.

“Jadi apa yang diikhtiarkan oleh NTB Gemilang ini adalah ujung-ujungnya ke net zero emission. Jadi ini gerakan yang luar biasa dan harus terus didorong,” tambahnya.

Wagub juga meminta segera dirancang Peraturan Gubernur (Pergub) agar ikhtiar penggunaan kendaraan listrik, kompor listrik atau hal-hal yang berbahan listrik bisa dimaksimalkan. Tujuannya, penggunaan bahan bakar dari fosil bisa diminimalisir.

Sementara General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTB Sudjarwo menegaskan komitmen pihaknya mendukung pemerintah untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. Hal ini bertujuan untuk bersama -sama membangun transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Di NTB, tambahnya, sebagai bentuk dukungan pihaknya membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di areal Kantor Dishub NTB. Termasuk rencana pembangunan 2 SPKLU. Yang pertama SPKLU yang lebih besar kapasitasnya, yakni ultra fast charging selama 30 menit dan satu lagi yang serupa di areal Kantor Dishub NTB.

Pihaknya juga intensif melakukan sosialisasi untuk konversi kompor hingga kendaraan listrik.  Sekarang ini pihaknya juga sudah bekerja dengan beberapa produsen di NTB untuk mendorong transisi menggunakan kendaraan listrik. Termasuk kendaraan listrik untuk angkutan umum, seperti taksi.

Sebelumnya Kepala Dishub NTB H. Lalu Moh. Faozal, menyampaikan jika Dishub NTB berusaha menyelesaikan sejumlah persoalan yang terkait masalah perhubungan. Seperti aktivitas penggalangan dana pembangunan tempat ibadah di jalan nasional di Lombok Tengah dan Lombok Timur di tengah jalan sudah bisa diatasi. Hal ini dilakukan dengan pendekatan yang dilakukan jajaran Dishub NTB dan mitra kerja yang berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat, jika penggalangan dana di tengah jalan membahayakan keselamatan.

Namun, pihaknya masih dihadapkan dengan pedagang buah di pinggir jalan di Lombok Tengah yang masih belum mau bergeser. Dalam hal ini, pihaknya akan melakukan pendekatan kepada pedagang, sehingga bisa bergeser untuk berjualan, karena menyangkut masalah keselamatan dan kelancaran lalu lintas.

Hal lain yang dilakukan juga, tambahnya, melakukan pembenahan sistem transportasi, baik laut dan darat. Terutama di pelabuhan yang menjadi pintu masuk ke NTB atau penyeberangan antar daerah, yakni Pelabuhan Kayangan dan Pototano turut juga dibenahi. Tidak hanya itu, bersama operator transportasi atau penyeberangan akan diupayakan hasil UMKM NTB bisa dijual di atas kapal penyeberangan.

Khusus untuk kendaraan listrik, pihaknya sudah menyiapkan tempat di areal Dishub NTB sebagai lokasi SPKLU. Meski di awal sempat ada pertanyaan mengenai lokasi pembangunan SPKLU, sudah mulai diterima. Apalagi pihaknya juga menyediakan kafe bagi pemilik kendaraan listrik yang mengisi daya sebagai tempat menunggu kendaraannya memiliki daya. (ham)

perbakin



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

0
Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung arahan Presiden terkait peralihan LPG 3 kg ke kompor listrik yang...

Latest Posts

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

Jakarta (suarantb.com) - PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha...

Karya Terbaik AHM Best Student 2022, Daur Ulang Limbah hingga Hasilkan Energi Terbarukan

Mataram (Suara NTB)-PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan penghargaan...

Dinilai Masih Undervalue, BRI Lakukan Buyback Saham

Jakarta (suarantb.com)— PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau...

Kendalikan Harga, Bulog Targetkan 32 Juta Kg Beras untuk Operasi Pasar

GUNA menjalankan fungsi menjaga stabilitas harga pangan khususnya beras,...

Gubernur NTB Tutup Festival Balap Sampan Tradisional

Festival Balap Sampan Tradisonal se-Pulau Lombok di Desa Pare...