BB Setengah Kilogram Sabu dan 2,5 Kilogram Ganja Dimusnahkan

Mataram (Suara NTB) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB memusnahkan barang bukti sebanyak 5 ons atau setengah kilogram narkotika jenis sabu dan 2,5 kilogram gana. Proses pemusnahan dilakukan langsung oleh Kepala BNN RI Komjen Pol Petrus Reinhard Golose untuk menekan hilangnya barang bukti serta penyusutan pasca diamankan petugas, di Universitas Mataram (Unram) setelah mengisi kuliah umum, Jumat, 16 September 2022.

“Proses pemusnahan dilakukan supaya tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan, terutama barang bukti yang hilang dan susut,” jelas Kepala BNN RI Komjen Pol Petrus Reinhard Golose, kemarin. Tentu sebelum proses pemusnahan dilakukan kordinasi dengan Kejaksaan dan Pengadilan juga sudah dilakukan supaya tidak menimbulkan masalah nantinya.

(Insert : BB dibakar dengan mesin incenerator milik BNNP)(SuaraNTB/ils)

Barang bukti yang dimusnahkan lanjutnya, merupakan hasil pengungkapan dari lima kasus. Barang bukti milik berinisial WL dan HW seberat 93,53 gram yang dimusnahkan 92,39 gram.  Sementara 0,86 gram pembuktian dan 0,28 gram untuk pembuktian di persidangan. Sabu lain yang dimusnahkan milik tersangka berinisial UJ, MR, JDKP, BH, dan ND. Dari para tersangka tim berantas menemukan barang bukti berat netto 243,08 gram. Dimusnahkan 236,76 gram, 3,85 gram disisihkan untuk uji laboratorium dan 2,47 gram untuk pembuktian di persidangan.

Sabu ketiga itu dari pengungkapan kasus dengan lima tersangka. Yakni, berinisial HN, BA, HE, RS, dan JD. Barang bukti yang diamankan 198,15 gram. Dimusnahkan 189,92 gram, 5,04 gram disisihkan untuk laboratorium dan 3,19 gram untuk barang bukti dipersidangan. Sementara itu, untuk kasus ganja diselundupkan tersangka LASR dan MNH. Total barang bukti yang dimusnahkan 502,01 gram dari total barang bukti 505,68 gram. “Tidak semuanya kita musnahkan melainkan kita sisihkan untuk pembuktian nanti,” sebutnya.

Sementara dua kilogram ganja yang dimusnahkan merupakan pengungkapan di Sumbawa dengan tersangka berinisial IJ. Proses pemusnahan tersebut juga disaksikan oleh tersangka dan kuasa hukumnya. Upaya tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk komitmen dari BNNP untuk terus berupaya menekan kasus narkotika. Dirinya berharap kepada semua pihak untuk terlibat dalam menekan kasus tersebut. Karena jika hanya mengandalkan aparat penegak hukum diyakini tidak akan memberikan hasil maksimal. “Kami minta masyarakat bisa berperan dalam menekan kasus narkotika dengan peran kita bersama maka kasus tersebut akan bisa kita tekan secara maksimal,” pungkasnya. (ils)




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Imigrasi Luncurkan Situs Resmi Pengurusan e-VoA

0
Mataram (suarantb.com) Situs palsu pengurusan elektronik visa on arrival (e-VOA) https://www.indonesia-evoa.com muncul di pencarian teratas mesin pencari google, warga negara asing diminta berhati-hati. Sebelumnya...

Latest Posts

Imigrasi Luncurkan Situs Resmi Pengurusan e-VoA

Mataram (suarantb.com) Situs palsu pengurusan elektronik visa on arrival...

Kolaborasi Srikandi BRI dan BUMN, Bahu Membahu Percepat Pemulihan Korban Gempa Cianjur

Cianjur (suarantb.com) – Dalam rangka mempercepat pemulihan pasca bencana,...

Unisma Raih Dua Kategori Anugerah Kampus Unggulan

Malang (suarantb.com)Universitas Islam Malang (Unisma) sebagai Perguruan tinggi dengan...

Kesejahteraan Guru Terpencil di Kabupaten Bima Masih Diabaikan

Bima (Suara NTB) - Serikat Guru Indonesia (SGI) Kabupaten...