Rekrutmen ASN 2022, Loteng Dapat Jatah 940 Formasi

Praya (Suara NTB) – Pemkab Lombok Tengah (Loteng) mendapat alokasi rekrutmen calon Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2022 ini sebanyak 940 formasi. Terbanyak untuk formasi tenaga pendidikan atau guru serta tenaga kesehatan. Pemkab Loteng pun kini tinggal menunggu petunjuk teknis terkait pelaksaan rekrutmen dari pemerintah pusat.

“Kita baru diberikan formasi jumlah calon ASN yang akan direkrutmen tahun ini dari pemerintah pusat. Kalau soal kapan dan bagaimana teknis rekrutmennya masih menunggu petunjuk lebih lanjut,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Loteng, Lalu Wardihan Supriadi kepada Suara NTB, Kamis, 15 September 2022.

Ia belum bisa memastikan apakah formasi yang diberikan tersebut untuk tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS). Karena pemerintah pusat belum memberikan penjelasan secara detail. Tapi kemungkinan besar formasi tenaga P3K.

Pasalnya, pemerintah pusat sebelumnya telah memberikan indikasi kalau tidak ada rekrutmen CPNS pada tahun ini. Namun akan lebih fokus untuk rekrutmen tenaga P3K. “Nanti semua akan jelas kalau sudah ada petunjuk teknis dari pemerintah pusat. Jadi kita tunggu saja,” ujar mantan Kepala Badan Ketahanan Pangan Loteng ini.

Wardihan mengungkapkan, ada enam lowongan yang akan dibuka tahun ini. Mulai tenaga pendidik atau guru sebanyak 742 formasi. Kemudian tenaga kesehatan sebanyak 109 formasi, tenaga pengawas bibit serta tenaga veteriner, 21 formasi dan pamong belajar sebanyak 10 formasi. Ditambah Petugas Pemadam Kebakaran (PMK) serta petugas penguji kendaraan bermotor masing-masing 55 dan 3 formasi. Sehingga total formasi yang diberikan sebanyak 940 formasi.

Lebih lanjut ia mengatakan, total formasi yang diberikan tersebut sesuai dengan alokasi kebutuhan ASN pada tahun ini. “Calon ASN yang akan direkrut tahun ini, sesuai dengan kebutuhan pegawai kita. Dan, terbanyak memang tenaga pendidikan ditambah tenaga kesehatan,” imbuhnya.

Disinggung kabar pengangkatan tenaga P3K tanpa melalui tes, Wardihan mengatakan, sampai saat ini pihaknya juga belum mendapat penjelasan dari pemerintah pusat. Hanya saja, dari informasi yang diterima menyebutkan kalau tenaga P3K yang akan diangkat tanpa tes tersebut ialah tenaga P3K memenuhi passing grade pada saat tes tahun lalu.

“Jadi kita prinsipnya masih menunggu petunjuk teknis pemerintah pusat. Baik itu terkait waktu pelaksaan rekrutment, persyaratan serta teknis lainya,” pungkasnya. (kir)




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Latest Posts

Inilah Model Baju Koko Terbaru Tahun 2022

Model baju koko terbaru selalu muncul hampir di setiap...

Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Harus Terintegrasi dalam Dokumen Perencanaan

Mataram (Suara NTB)-Kementerian BPN/Bappenas terus mendorong pemerintah daerah di...

Jadi Tuan Rumah Berbagai Event Internasional, Bukti Keberhasilan Pembangunan Infrastruktur di NTB

Mataram (suarantb.com)—Terselenggaranya berbagai event internasional di NTB menjadi salah...

Gali Pesan yang Tersirat dan Tersurat Lewat Pameran Wastra

Mataram (Suara NTB) – Pameran wastra NTB resmi dibuka...