Perpustakaan Daerah Loteng Siapkan Fasilitas Peminjaman Buku Digital

Praya (Suara NTB) – Perpustakaan Daerah (Pusda) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) berkomitmen terus berbenah dengan menyiapkan berbagai fasilitas tambahan, dalam mendorong minat baca masyarakat di daerah ini. Salah satu dengan menyediakan fasilitas peminjaman buku digital. Selain tetap menyediakan buku cetak.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Loteng, H.L. Muliawan, kepada Suara NTB, Rabu, 14 September 2022.

Ia mengatakan, kemajuan teknologi di era digital sekarang ini membuat Perpusda Loteng mau tidak mau harus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. “Penyiapan fasilitas buku digital ini salah satu bentuk respons kita terhadap perkembangan era digital sekarang ini,” terangnya.

Walaupun diakuinya, keberadaan buku cetak masih menjadi andalan. Terbukti, masih banyak masyarakat yang datang untuk meminjam  buku cetak. Terutama pelajar dan mahasiswa, buku cetak masih menjadi sumber referensi utama. Dalam arti, masyarakat tetap mencari buku cetak, kendati sudah ada disiapkan buku digital.

Untuk buku cetak, Perpusda Loteng sampai saat ini sudah memiliki sebanyak 30 ribu eksemplar. Terdiri dari sekitar 1.000 judul buku. Jumlah tersebut setiap tahun diupayakan terus bertambahnya. Mengingat, jika bicara angka ideal, pembandingan antara jumlah buku yang dimiliki Perpusda Loteng dengan jumlah penduduk di daerah ini masih jauh dari angka ideal.

“Idealnya, jumlah koleksi buku lebih banyak dari jumlah penduduk. Sementara kondisi sekarang ini perbandingan yang ada yakni 1 banding 99. Yakni 1 buku berbanding 99 jiwa,” imbuhnya. Tapi dengan adanya buku digital, sedikit tidak cukup membantu dalam hal penyediaan koleksi buku.

Hanya saja, jika dibandingkan dengan minat baca masyarakat, jumlah koleksi buku tersebut sudah lebih dari cukup. Karena diakui atau tidak, minat baca buku masyarakat di Loteng masih rendah. Sehingga walaupun koleksi buku yang ada sedikit, tetapi terkesan banyak. Lantaran minat baca masyarakat yang rendah.

“Kalau di Negara-negara maju jumlah koleksi buku jelas masih kurang. Karena memang minat baca masyarakat tinggi. Berbeda kalau dengan masyarakat kita. Inilah yang menjadi tugas berat ke depan. Bagaimana bisa terus meningkatkan minat baca masyarakat di daerah ini. Salah satunya dengan menyiapkan fasilitas buku yang sesuai minat dan kebutuhan masyarakat.

Jadi Anggota Perpusda

Sementara itu, berkenaan dengan Hari Kunjungan Perpustakaan yang jatuh setiap tanggal 14 September, Bupati Loteng, H.L. Pathul Bahri, SIP., bersama para pejabat lingkup Pemkab Loteng, mendaftarkan diri sebagai anggota Perpusda Loteng. Harapannya, bisa jadi contoh bagi  masyarakat umum di daerah ini supaya mau jadi anggota Perpusda Loteng. Karena syaratnya sangat mudah.

Disinggung angka kunjungan ke Perpusda Loteng, Muliawan, mengaku, pasca pandemi Covid-19 angkanya mulai membaik. Jika sebelum-sebelumnya angka kunjungan antara 25-30 orang per hari, saat ini sudah menyentuh angka 100 orang lebih per harinya. Terbanyak dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

Karena pihaknya secara intens terus membangun koordinasi dan komunikasi dengan sekolah-sekolah yang ada di daerah ini. Supaya bisa mengoptimalkan keberadaan Perpusda Loteng dalam rangka menunjang proses belajar mengajar di sekolah. (kir)




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Latest Posts

Inilah Model Baju Koko Terbaru Tahun 2022

Model baju koko terbaru selalu muncul hampir di setiap...

Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Harus Terintegrasi dalam Dokumen Perencanaan

Mataram (Suara NTB)-Kementerian BPN/Bappenas terus mendorong pemerintah daerah di...

Jadi Tuan Rumah Berbagai Event Internasional, Bukti Keberhasilan Pembangunan Infrastruktur di NTB

Mataram (suarantb.com)—Terselenggaranya berbagai event internasional di NTB menjadi salah...

Gali Pesan yang Tersirat dan Tersurat Lewat Pameran Wastra

Mataram (Suara NTB) – Pameran wastra NTB resmi dibuka...