Mahasiswa KKN Ummat Sosialisasi Penggunaan Antibiotik di Desa Bentek

Mataram (Suara NTB) – Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat) kelompok 24 menyosialisasikan penggunaan antibotik sekaligus diselipkan kegiatan pengecekan gula darah dan asam urat di Posyandu Dusun Dasan Bangket, Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara beberapa waktu lalu.  Kegiatan itu mendapat sambutan dan pujian positif dari masyarakat.

Kegiatan ini dipandu Wiwid Resti Hanavita bersama Rosali Ismail yang merupakan mahasiswa dari Jurusan S1 Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Ummat. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa kalangan masyarakat mulai dari yang muda sampai yang lanjut usia, ibu-ibu kader posyandu dan petugas dari puskesmas juga turut ikut berkontribusi membantu demi suksesnya kegiatan sosialisasi terkait penggunaan antibiotik yang diadakan oleh mahasiswa KKN Ummat kelompok 24.

Salah satu kader posyandu, Dewi mengatakan, masyarakat sangat antusias dan senang dengan adanya kegiatan sosialisasi terkait penggunaan antibiotik ini. Masyarakat juga terbantu dengan adanya kegiatan pengecekan gula darah dan asam urat gratis sehingga para masyarakat bisa lebih hati-hati dalam mengkonsumsi makanan.

“Masyarakat sebagian besar masih awam dengan penggunaan antibiotik, tapi setelah adanya sosialisasi ini bisa sedikit menambah pengetahuan masyarakat khususnya di Dusun Dasan Bangket ini,” tuturnya.

Antibiotik adalah obat untuk mencegah dan mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Sebagai salah satu jenis obat umum, antibiotik banyak beredar di masyarakat, sehingga perlu adanya sosialisasi terkait penggunaan antibiotik agar masyarakat bisa lebih bijak lagi dan tidak sembarangan dalam penggunaan antibiotik.

Mahasiswa KKN Ummat Kelompok 24 mengadakan sosialisasi terkait penggunaan antibiotik, karena masih banyaknya masyarakat yang awam terkait dengan penggunaan antibiotik. Kegiatan sosialisasi ini diadakan dalam rangka memberikan penjelasan terkait jenis, cara pemakaian dan efek samping dari antibiotik, sehingga masyarakat dapat lebih paham terkait antibiotik.

Adanya kegiatan sosialisasi terkait penggunaan antibiotik sekaligus pengecekan gula darah dan asam urat gratis sangat membantu masyarakat, sehingga mereka tidak perlu pergi jauh-jauh ke puskesmas untuk pengecekan dan biasanya sekali cek dipungut biaya kurang lebih Rp75.000.

Dari adanya sosialisasi terkait penggunaan antibiotik mahasiswa juga meluruskan pemahaman yang sudah terlanjur beredar di masyarakat berupa penggunaan Amoxicillin yang langsung di tabur pada kulit yang terluka dan dari sini masyarakat jadi lebih paham bahwa penggunaan Amoxicillin tidak boleh langsung terkena pada luka luar di kulit dan hanya boleh diminum. (ron)



Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Tingkatkan Kompetensi Sales People, AHM Gelar Mash Up Community Contest

0
Mataram (suarantb.com)-Meningkatnya penjualan sepeda motor Honda yang disertai juga dengan banyaknya komunitas-komunitas sepeda motor yang terus berkembang, menjadikan sales people sebagai garda terdepan bisnis...

Latest Posts

Tingkatkan Kompetensi Sales People, AHM Gelar Mash Up Community Contest

Mataram (suarantb.com)-Meningkatnya penjualan sepeda motor Honda yang disertai juga...

PLN Siapkan Kembali Suplai Listrik Berlapis untuk Gelaran WSBK 2023

Mataram (Ekbis NTB)-Perhelatan ajang internasional World Super Bike (WSBK)...

Selain Promo Besar-besaran, Ricky Smartphone Siapkan 1.000 Snack Sehat bagi Pengunjung

Mataram (Suara NTB)-Menyambut bulan kasih sayang, Ricky Smartphone di...

Dinas LHK NTB akan Buka Kembali Pos Pengamanan Hutan

Mataram (Suara NTB) – Setelah sempat vakum akibat Pandemi...

Pemkot Bima Naikkan Dana Bantuan Stimulan Jadi Rp750 Juta

Kota Bima (Suara NTB) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bima...