Pasar Bayangan di Utan Ditertibkan

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap keberadaan pasar bayangan yang ada di wilayah desa Motong Kecamatan Utan, Senin, 12 September 2022.

Kasat Pol PP Sumbawa, H. Sahabuddin S.Sos, M.Si menyebutkan, ada sekitar 140 orang petugas yang turun ke lokasi. Dari anggota Kodim 1607, Polres, Pol PP, Dinas Koperindag, Damkar, Dishub, dan Forkopimcam. Setelah tiba di lokasi, personel Pol PP langsung melaksanakan pembersihan terhadap bekas tempat jualan masyarakat setempat.

Kemudian sore sekitar pukul 06.00 Wita dilakukan pembacaan imbauan Pemerintah Kabupaten Sumbawa No.332/249/IX/SATPOLPP/2022 terhadap masyarakat Kecamatan Utan, oleh Kabid Linmas Satpol PP Syarifah, S.Sos., M.Si. Yang intinya terkait Peraturan Pemerintah Daerah No 17 tahun 2017 tentang pengelolaan pasar rakyat, pusat perbelanjaan dan toko sualayan: Pasal 22 ayat 1 berbunyi, pasar rakyat pusat perbelanjaan dan toko swalayan wajib memiliki izin usaha yang di keluarkan oleh pemerintah Daerah (pelanggaran ketentuan dimaksud dapat dipidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau pidana denda paling banyak Rp30.000.000.

Kedua, Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa No.15 tahun 2018 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat pasal 17 ayat 1 Huruf d berbunyi : mempergunakan pasilitas umum dan/atau fasilitas sosial yang bukan peruntukannya (pelanggaran atas ketentuan yang di maksud dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau pidana denda paling banyak Rp25.000 000).

Selanjutnya, pukul 06.15 wita, imbauan juga disampaikan oleh Kabid P2UD Sat Pol PP Sumbawa  Imron, SE. yang intinya:diharapkan kepada para Ibu-ibu untuk tidak berjualan di bantaran jalan karena dapat menggangu pasilitas umum. Apabila terjadi pelanggaran maka akan di kenakan UU yang berlaku. “Maka dari itu saya minta kepada para pedagang patuhi aturan, jangan ada berjualan di pinggir jalan dan di bantaran jalan lagi. Imbauan ini disampaikan demi kebaikan semua pihak, karena pemerintah telah menyiapkan pasar tempat para ibu-ibu untuk berjualan yang lebih layak dan lebih baik,” ujarnya.

Pengamanan dan penertiban pasar bayangan Desa Motong Kecamatan Utan, berjalan dengan tertib, aman dan lancar. Barang bukti diamankan di Kantor Satpolpp Sumbawa dan pemiliknya akan di panggil ke Satpolpp Sumbawa.

Diungkapkan, saat ini Pasar bayangan Desa Motong Kecamatan Utan telah di bongkar oleh pedagang dengan kesadaran sendiri. Sebelum pelaksanaan penertiban. Untuk mencegah adanya masyarakat berjualan, Pemerintah Kecamatan Utan akan melaksanakan patroli rutin di sekitaran lokasi pasar bayangan. Mengantisipasi hal-hal yang terjadi karena adanya orang -orang yang tidak bertanggung jawab melakukan provokasi atas larangan terhadap masyarakat yang berjualan di pasar bayangan Kecamatan Utan. (arn)





Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

0
Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan politik Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang keluar dari Partai Nasdem. PKS...

Latest Posts

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan...

Presiden Jokowi Sebut Mandalika Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Luar Jawa

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam...

Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global, NTB Perkuat Bela Beli Produk Lokal

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan,...