Jaring Bibit Pesepakbola Andal, Askab PSSI Loteng Gulirkan Liga Remaja

Praya (Suara NTB) – Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menggulirkan kembali Liga Remaja kategori Under 13 (U-13) dan Under 15 (U-15). Sebagai ajang pembinaan sekaligus menjaring bibit-bibit pesepakbola handal daerah ini. Dari kompetisi tersebut Askab PSSI Loteng berharap bisa membentuk tim sepakbola remaja Loteng yang nantinya bisa dikirim mewakili Loteng pada kompotisi sepakbola yang lebih tinggi.

Untuk tahun ini total ada 16 tim yang berlaga di Liga Remaja Askab PSSI Loteng tersebut. Masing-masing 8 tim untuk U-13 dan U-15 dan dibagi dalam dua grup. Juara dan runner up dimasing-masing grup nantinya berhak melaku ke babak semifinal atau empat untuk setiap kategori guna memperbutkan status juara.

“Sistem kompetisinya kita gelar dalam format setengah kompetisi. Dengan juara dan runner up disetiap grup berhak melaju ke babak selanjut untuk memperbutkan status juara LIga Remaja,” ungkap Ketua Askab PSSI Loteng, H.L. Ahmad Rumiawan, saat membuka Liga Remaja Askab PSSI Loteng, di Lapangan Umum Jontlak, Senin, 12 September 2022.

Tim yang berlaga tersebut sudah melalui proses seleksi dimasing-masing kecamatan di Loteng. Dengan perwakilan merata hampir disemua kecamatan. Harapaya, melalui liga tersebut bisa semakin memacu geliat olahraga sepakbola di semua wilayah di Loteng.

Pertandingan untuk Liga Remaja tersebut digelar setiap akhir pecan, Sabtu dan Minggu. Dan, ditargetkan bisa selesai pada bulan Oktober mendatang. “Liga Remaja ini sekaligus juga sebagai ajang pembuka bagi Liga Askab PSSI yang dalam waktu dekat ini juga akan segera digulirkan,” tambah Wakil Ketua DPRD Loteng ini.

Lebih lanjut Rumiawan mengatakan, selain Liga Remaja, Askab PSSI Loteng juga punya opsesi untuk bisa mengeliatkan sepakbola putri. Yang perkembangnya masih tertinggal jauh dari sepakbola putra. Di mana saat ini baru ada sekitar tiga tim sepakbola putri yang ada. Kedepan, diharapnya dimasing-masing kecamatan sudah memiliki minimal satu tim sepakbola putri.

Menurutnya, Loteng sebenarnya juga punya potensi besar atlet sepakbola putri. Hanya memang belum begitu berkembang. Sehingga butuh upaya keras untuk menghidupkan sepakbola putri. Dengan memberikan ruang yang luas untuk berkembang. “Pada gelaran LIga Remaja kali ini, kita juga ikutkan pertandingan sepakbola putri. Tapi masih berstatus eksebisi,” tutup politisi asal Partai Golkar ini. (kir)




Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Latest Posts

Inilah Model Baju Koko Terbaru Tahun 2022

Model baju koko terbaru selalu muncul hampir di setiap...

Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Harus Terintegrasi dalam Dokumen Perencanaan

Mataram (Suara NTB)-Kementerian BPN/Bappenas terus mendorong pemerintah daerah di...

Jadi Tuan Rumah Berbagai Event Internasional, Bukti Keberhasilan Pembangunan Infrastruktur di NTB

Mataram (suarantb.com)—Terselenggaranya berbagai event internasional di NTB menjadi salah...

Gali Pesan yang Tersirat dan Tersurat Lewat Pameran Wastra

Mataram (Suara NTB) – Pameran wastra NTB resmi dibuka...