Siswa SMKN 1 Huu Didorong Tingkatkan Keterampilan

Dompu (Suara NTB) – PT Sumbawa Timur Mining (STM) pemilik izin kontrak karya (KK) generasi ketujuh yang sedang melakukan kegiatan eksplorasi tambang mineral di kecamatan Huu terus berkontribusi bagi pengembangan masyarakat sekitar. Siswa kelas XII SMKN 1 Huu yang akan menamatkan study dikenalkan ragam jurusan pada Perguruan Tinggi (PT) dan prospek kerja yang akan menjadi acuan bagi siswa di masa depan.

Kegiatan pengenalan ragam jurusan pada Perguruan Tinggi dan prospek kerja ini dilangsungkan di SMKN 1 Huu, Rabu, 7 September 2022. Siswa SMKN 1 Huu yang sudah terbagi dalam 5 jurusan yaitu Tata Boga, Perhotelan, Usaha Perjalanan Wisata, Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, dan Teknik Pengelasan, cukup antusias mengikuti kegiatan. Apalagi kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber yang cukup berkompeten dan berpengalaman. Seperti Hendy Sebastian dari PT STM, Adi Satriawan dari Lembaga Bimbel Insan Cita Mataram, dan Muhtar dari Transform lembaga konsultan PT STM.

Rosidah, S.Pd kepala SMKN 1 Huu menyampaikan apresiasinya kepada PT STM yang banyak berkontribusi dalam program pengembangan SMK dan lulusannya. Program pengenalan ragan jurusan di Perguruan Tinggi dan prospek kerja di SMKN 1 Huu ini akan sangat membantu menambah wawasan siswa sebelum mengambil keputusan kuliah dan kerja.

Sebagai sekolah kejuruan, tentu SMKN 1 Huu menyiapkan lulusannya untuk bisa langsung terjun di dunia kerja. Sehingga banyak lulusan SMKN 1 Huu, ada banyak yang langsung bekerja dan berwirausaha. Tapi tidak sedikit juga melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sehingga pengenalan ragam jurusan ini akan sangat membantu siswa dalam menentukan pilihan kedepan. “Program ini sangat membantu bagi siswa – siswi kami,” kata Rosidah.

Siti Anisah Maemonah, dari Comrel PT STM mengatakan, SMK berbeda dengan SMA. Anak – anak sudah dispesifikasi kejuruannya berdasarkan bakat dan minatnya, sehingga pembelajarannya lebih spesifik. Karena lulusan SMK diharapkan bisa langsung bekerja. Tapi bukan berarti lulusan SMK tidak bisa bebas memilih jurusan di Perguruan Tinggi (PT) untuk meningkatkan skill ilmunya.

Karenanya PT STM mengadakan pengenalan ragam jurusan di Perguruan Tinggi dan prospek kerja bagi siswa kelas XII di SMKN 1 Huu. Karena lulusan SMK yang sudah spesifik jurusan dan pembelajarannya diharapkan bisa meningkatkan skill keilmuan serta kemampuannya di Perguruan Tinggi. “Bisa juga memilih jurusan lain. Itu bergantung pada kemampuan siswa menjawab soal serta menyesuaikan diri di perkuliahan,” ungkap Anisah.

Hendy Sebastian, pemateri dari PT STM mengingatkan pada siswa – siswi SMKN 1 Huu bahwa semua jurusan di sekolah ini sangat relevan di dunia usaha. Apalagi bila aktivitas PT STM di Huu kedepan semakin berkembang, maka akan semakin banyak orang ke Huu untuk bekerja. Ketika banyak orang, maka persaingan akan semakin ketat dan peluang usaha juga semakin terbuka. “Tingkatkan terus skill dan kemampuannya. Kedepan akan semakin besar persaingan. Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi akan meningkatkan skill dan kemampuan adik – adik,” ajak Hendy. (ula)





Digital Interaktif.

Edisi 1 Januari 1970

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

0
Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan politik Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang keluar dari Partai Nasdem. PKS...

Latest Posts

Tanpa Nasdem, PKS Tetap Lanjutkan Duet Zul-Rohmi Jilid II

Mataram (suarantb.com)-PKS NTB sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan...

Presiden Jokowi Sebut Mandalika Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Luar Jawa

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam...

Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global, NTB Perkuat Bela Beli Produk Lokal

Mataram (Suara NTB) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan,...